Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIGITALISASI memang menjadi keniscayaan saat ini. Hampir semua hal kini sudah mengadopsi ke digital. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, muncul istilah hari belanja online nasional (Harbolnas).
Pada saat itu, hampir semua e-commerce di Tanah Air melakukan pemotongan harga atau diskon. Seperti tidak mau ketinggalan OVO sebagai platform pembayaran digital, rewards dan layanan keuangan, turut menggelar program Shoptakuler Hebohmas 12.12. Kampanye Shoptakuler Hebohmas 12.12 ini menggandeng ratusan mitra dan juga beragam platform e-commerce, termasuk Bukalapak serta JD.ID sebagai mitra terbaru OVO.
Baca juga: Jasa Logistik Dukung Program Bangga Buatan Indonesia
“Kampanye Shoptakuler Hebohmas 12.12 adalah bentuk ungkapan terima kasih kami bagi para pengguna OVO di penghujung tahun, di mana OVO pada usia 4 tahun sudah mendapat dukungan masyarakat hingga menjadi platform pembayaran digital pilihan. Selain itu, kami juga berterima kasih kepada semua mitra yang ikut meramaikan kampanye ini, sehingga pengguna OVO dapat merasakan manfaat lebih di begitu banyak platform dan merchant, baik untuk transaksi online maupun offline,” ujar Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit.
Dengan lebih dari 1,2 juta merchant yang tersebar di lebih dari 430 kota dan kabupaten di Indonesia, OVO konsisten hadir menjadi platform pembayaran digital terpopuler di Indonesia . Survei Kadence mengenai Penggunaan Pembayaran Digital dan Layanan Keuangan di Indonesia 2021 mencatat sebanyak 9 dari 10 orang mengenal OVO sebagai merek pembayaran digital yang populer.
“Kami selalu berupaya memberikan layanan terbaik bagi seluruh pengguna JD.ID, termasuk memberikan cakupan pilihan pembayaran yang lebih luas. Kehadiran OVO sebagai salah satu opsi pembayaran di platform JD.ID akan semakin memudahkan pengguna. Kami juga turut senang dapat ikut berpartisipasi dalam kampanye Shoptakuler Hebohmas 12.12 yang digelar OVO sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat Indonesia ini,” ujar Chief Marketing Officer (CMO) JD.ID, Leo Haryono.
Memasuki akhir 2021, OVO hadir sebagai metode pembayaran terbaru Bukalapak dan JD.ID. Selain itu, OVO juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai platform e-commerce terkemuka lainnya seperti Blibli, Bhinneka.com, Lazada, Sayurbox, Sociolla, Tiket.com, Zalora dan masih banyak lagi.
“Harapan kami, hadirnya OVO sebagai platform pembayaran dapat terus mendukung masyarakat maupun pemain di ekosistem digital Indonesia untuk semakin maju dan berkembang, sekaligus meningkatkan sinergi online-offline dan mendorong kolaborasi antara semua pihak demi perluasan ekosistem bagi masyarakat Indonesia,” tutup Harumi.
Selanjutnya para pengguna OVO yang melakukan pembelian di mitra OVO juga berkesempatan memenangkan hadiah istimewa berupa emas. Shoptakuler Hebohmas 12.12 sendiri menggambarkan 12gr emas bagi 12 pemenang undian setiap harinya selama masa kampanye, dengan total 144 total pemenang.
Kampanye apresiasi Shoptakuler Hebohmas 12.12 akan berlangsung 12-23 Desember. Para pengguna OVO juga dapat menikmati diskon dan promo menarik di berbagai merchant online maupun offline, termasuk juga untuk transportasi dan pesan antar makanan serta kebutuhan sehari-hari di ekosistem Grab. (RO/A-1)
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Fitur belanja langsung (live shopping) tercatat diminati 80% konsumen program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025.
Program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 pada 10-16 Desember lalu mencatatkan total transaksi Rp36,4 triliun.
HARI Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 kembali akan digelar selama tujuh hari, yakni 10-16 Desember.
promo yang diberikan dalam program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang akan berlangsung pada 10-16 Desember 2025 mendatang sebaiknya menyasar kepada produk lokal,
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menargetkan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 bisa meraup transaksi hingga Rp35 Triliun.
2.12 di Indonesia merupakan momen yang jauh lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, karena waktunya yang sangat tepat, menjelang musim liburan dan akhir tahun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved