Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Airlangga Targetkan Transaksi Harbolnas Naik ke Rp35 Triliun

Media Indonesia
04/12/2025 19:23
Airlangga Targetkan Transaksi Harbolnas Naik ke Rp35 Triliun
(MI/HO)

HARI Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 kembali akan digelar selama tujuh hari, yakni 10-16 Desember. Kondisi ekonomi nasional yang tumbuh sebesar 5,04% secara tahunan (yoy) pada triwulan III 2025 diyakini akan mampu mendorong kenaikan transaksi pada pergelaran belanja tahunan ini.
 
Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan pemerintah kembali mempersembahkan periode diskon untuk produk lokal di sepanjang Harbolnas 2025. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Perdagangan mengawal langsung perjalanan Harbolnas 2025.  

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan komitmen pemerintah sangat kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selama lebih dari satu dekade, Harbolnas terbukti efektif dalam mendorong aktivitas belanja digital. 

Pada 2024, lanjutnya, program ini mencatat transaksi Rp31,2 triliun dengan kontribusi produk lokal sebesar Rp16,1 triliun atau 51,6%. Di tahun ini, Harbolnas menargetkan peningkatan transaksi setidaknya 10% dibanding tahun lalu, yakni Rp35 triliun, serta mendorong partisipasi 1.000 pelaku UMKM. 

"Program ini untuk mendorong pertumbuhan di Desember. Ini bersama dengan program EPIC Sale, BINA Great Sale, dan Belanja di Indonesia Aja. Nah, target spending di Desember Rp110 triliun. Jadi harapannya ini bisa jadi mengungkit pembelian. Kemudian tentu produk lokal kita harapkan bisa ditingkatkan," papar Airlangga dalam pembukaan Harbolnas 2025 di Jakarta, Kamis (4/12). 

Ia berharap pertumbuhan pada Desember atau kuartal keempat sekitar 5,4%-5,6%. Konsumsi diharapkan menjadi pengungkit. 

Selaras dengan itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan komitmen kementerian dalam mendorong peningkatan ekonomi bagi para pelaku usaha. Ia menyampaikan bahwa Harbolnas 2025 menjadi momentum strategis untuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat. "Diharapkan momentum Harbolnas dapat dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat branding produk lokal, memberikan ruang yang lebih besar bagi produk dalam negeri, dan yang paling penting membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk buatan Indonesia," kata Busan. 

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto meyakini Harbolnas akan tetap menjadi ajang konsumsi yang efektif bagi masyarakat. "Hanya di Harbolnas yang promonya dilakukan serentak oleh semua peserta ditambah dukungan penuh pemerintah yang sangat all out. Transaksi selama Harbolnas 2025 juga akan dipantau langsung oleh Nielsen IQ untuk bisa mendapatkan catatan yang kredibel." (Ant/I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya