Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH meluncurkan program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal IV yang ditargetkan di angka 5,4%-5,6%.
"Harbolnas menjadi salah satu strategi yang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025. Oleh karena itu, Harbolnas tidak hanya dipandang sebagai perayaan belanja, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk menjadi stimulus peningkatan daya saing masyarakat menjelang akhir tahun," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat peluncuran Harbolnas 2025 di Jakarta, Kamis (4/12).
Budi menambahkan, gelaran Harbolnas 2025 akan diselenggarakan selama 7 hari, yakni 10-16 Desember 2025 dan selama 6 hari dikhususkan promosi produk lokal dengan target peningkatan transaksi sebesar 5%-10% atau sebesar Rp33 triliun-Rp34 triliun atau meningkat 10% dibandingkan dengan total penjualan selama Harbolnas 2024 yang tercatat berada di angka Rp31,2 triliun.
"Untuk mencapai target tersebut, sinergi antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha sangat dibutuhkan dan kegiatan hari ini menunjukkan bentuk nyata kolaborasi yang baik dalam mendorong peningkatan daya saing," tuturnya.
Dirinya berharap, momentum Harbolnas 2025 dapat dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat branding produk lokal, memberikan tempat yang lebih besar bagi produk lokal dan yang paling penting membangun keberdayaan masyarakat terhadap produk Indonesia.
"Selain itu, penyelenggaraan Harbolnas juga diharapkan mampu mendorong adanya multiplier effect yaitu mendorong peningkatan sektor transformasi dan logistik, khususnya pengiriman barang dan sektor-sektor lainnya," tandasnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan belanja masyarakat di Desember 2025 mencapai Rp110 triliun dari program Harbolnas, Every Purchase Is Cheap (EPIC) Sale, serta program Belanja di Indonesia Saja (Bina).
"Jadi harapannya ini bisa jadi mengungkit pembelian, kemudian tentu produk lokal kita harapkan bisa ditingkatkan," paparnya.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan beberapa program diskon transportasi nasional seperti tiket kereta api yang mendapatkan diskon 30%, angkutan laut yang mendapatkan diskon 20%, penyeberangan melalui ASDP dengan diskon 19%, potongan tiket kelas ekonomi untuk pesawat terbang 13%-14%, dan diskon tarif tol 10%-20%.
"Jadi kami berharap bahwa dengan kegiatan ini mobilitas bisa menjadi tinggi dan jumlah orang Indonesia yang berkeliling untuk liburan akhir tahun juga bisa meningkat. Karena ini diharapkan pertumbuhan di bulan Desember ini atau di kuartal keempat Indonesia berharap pertumbuhan (ekonomi) range-nya sampai dengan antara 5,4%-5,6%," bebernya.
Sementara itu, Ketua Umum Ketua Umum Idea (Asosiasi E-Commerce Indonesia) Hilmi Adrianto memastikan pelaku usaha digital di Indonesia memiliki kualitas produk dan kemampuan untuk persiapan Harbolnas 2025.
"Dengan begitu, ketika promo besar terjadi hingga 90% untuk produk lokal berlangsung selama Harbolnas 2025 ini, para pelaku usaha bisa langsung merasakan dampaknya secara maksimal," imbuhnya.
Ia juga mengajak agar seluruh pelaku usaha daring di Indonesia, baik UMKM maupun perusahaan besar, untuk terus serta memaksimalkan upaya yang dilakukan dalam Harbolnas 2025 dan menjadikan momentum ini sebagai panggung untuk menunjukkan kualitas produk dan karya terbaik anak bangsa. (Fal/E-1)
promo yang diberikan dalam program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang akan berlangsung pada 10-16 Desember 2025 mendatang sebaiknya menyasar kepada produk lokal,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved