Selasa 07 Desember 2021, 20:17 WIB

Intel akan Catatkan Mobileye ke Bursa Efek

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Intel akan Catatkan Mobileye ke Bursa Efek

AFP/Josep Lago.
Logo Intel.

 

RAKSASA semikonduktor Intel berencana mencatatkan saham di perusahaan teknologi mobil Mobileye secara publik di Amerika Serikat pada pertengahan 2022. Ini langkah yang menurut laporan dapat memberi nilai lebih dari US$50 miliar kepada anak perusahaan Intel itu.

Dalam suatu pernyataan yang diterbitkan Senin (6/12) malam, Intel menetapkan bahwa pihaknya akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas dan kedua perusahaan akan terus bekerja sama secara erat. Tim eksekutif Mobileye juga akan tetap di posisinya.

The Wall Street Journal, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, mengatakan perusahaan Israel itu bisa bernilai lebih dari US$50 miliar. "Akuisisi Intel atas Mobileye telah sukses besar," kata CEO Intel Pat Gelsinger dalam suatu pernyataan. Dia dan rekan Mobileye-nya menetapkan bahwa IPO memberikan peluang terbaik untuk membangun rekam jejak Mobileye untuk inovasi dan membuka nilai bagi pemegang saham. 

Mobileye, yang membuat teknologi untuk sistem mengemudi otomatis pada kendaraan, diakuisisi oleh Intel pada 2017 dengan harga lebih dari US$15 miliar. Keistimewaannya meliputi sistem untuk menghindari kecelakaan. Ini menggunakan sistem kamera waktu seketika yang bekerja dengan algoritma untuk menginterpretasikan data.

Prosesor visi komputer EyeQ5 milik perusahaan menerima input dari sensor tampilan sekitar 360 derajat serta lokalisasi. Mobileye berkolaborasi dengan raksasa mobil elektronik Tesla untuk sistem autopilot-nya, tetapi mengakhiri kemitraan itu pada 2016, dengan alasan masalah keamanan. Ini memasok teknologinya ke banyak pembuat mobil besar, termasuk BMW, Audi, Volkswagen, Nissan, Honda, dan General Motors.

Baca juga: Perusahaan Saudi dan Oman Sepakati Kerja Sama Rp431 Triliun

Sebelum pengambilalihan Intel, Mobileye terdaftar secara publik untuk pertama kali pada 2014. Pendapatannya antara Juli dan September sebesar US$326 juta atau meningkat 39% pada 2020. Saham Intel naik 8,5% atau menjadi US$55,34 dalam perdagangan pra-pasar. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Antara/Indrianto Eko Suwarso

PLN Beberkan Sejumlah Masalah dalam Perdagangan Emisi Karbon 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:58 WIB
"Oleh karena itu, ketentuan mengenai mekanisme implementasi cap, trade and tax dibutuhkan sebagai rujukan bagi PLN sebagai persiapan...
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Paparkan Strategi Indonesia Wujudkan Ekonomi Hijau di World Economic Forum 

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:46 WIB
Menurutnya, laju deforestasi turun signifikan sampai 75 persen pada periode 2019-2020, di angka 115 ribu...
Ist/Kementan

Panen Awal Tahun Bersama Perwakilan FAO, Mentan Pastikan Stok Beras Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 21:02 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo menyebut bahwa produktivitas padi di Karawang selama ini telah berkontribusi maksimal memperkuat stok beras...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya