Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi menandatangani kesepakatan dengan Oman senilai US$30 miliar atau sekitar Rp431 triliun. Media pemerintah mengatakan itu pada Selasa (7/12) ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman memulai tur ke negara-negara Teluk Arab, termasuk bekas saingannya Qatar.
"Sejumlah perusahaan Saudi dan Oman menandatangani 13 nota kesepahaman senilai US$30 miliar," kantor berita resmi Saudi Press Agency melaporkan. MoU antara kedua negara, yang berusaha untuk mendiversifikasi ekonomi mereka dari minyak, berkisar dari kerja sama di sektor energi dan pariwisata hingga keuangan dan teknologi.
Pangeran Mohammed, penguasa de facto Arab Saudi, tiba di Muscat pada Senin malam, pemberhentian pertama dalam tur regional menjelang pertemuan puncak Teluk Arab pada pertengahan Desember. Menurut SPA, dia juga akan mengunjungi Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Qatar.
Perjalanan Pangeran Mohammed ke Doha akan menandai kunjungan pertama sejak Arab Saudi dan Qatar memutuskan hubungan empat tahun lalu. Arab Saudi, UEA, dan Bahrain memutuskan semua hubungan dengan Qatar pada Juni 2017.
Mereka menuduh Qatar mendukung kelompok-kelompok Islam radikal dan terlalu dekat dengan saingan Riyadh, Teheran. Tuduhan ini dibantah oleh Doha. Mereka memulihkan hubungan penuh dengan Qatar pada Januari setelah pertemuan puncak bersejarah.
Kunjungan pangeran itu dilakukan di tengah kesibukan diplomasi untuk menyelesaikan perselisihan regional, terutama dengan Iran dan Turki. Ada tanda-tanda pencairan antara Arab Saudi dan Iran dalam beberapa pekan terakhir, karena Teheran dan Riyadh mengadakan beberapa putaran pembicaraan sejak April yang bertujuan meningkatkan hubungan.
Turki pun berusaha membangun kembali hubungan dengan mantan rival di Teluk, termasuk UEA dan Arab Saudi.
Ketegangan yang memanas antara Ankara dan Riyadh meningkat setelah pembunuhan pada 2018 terhadap jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat kerajaan di Istanbul.
Baca juga: Lonjakan Harta Miliarder Cetak Rekor saat Pandemi Covid-19
Tur Pangeran Mohammed bertepatan dengan kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Doha pada Selasa, meskipun menteri luar negeri Qatar mengatakan itu kebetulan. Negara-negara Teluk berusaha mendiversifikasi ekonomi mereka dari minyak, berinvestasi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir di sektor pariwisata, hiburan, dan olahraga. (AFP/OL-14)
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
Indonesia berada pada situasi psikologis publik yang menarik. Survei Ipsos awal tahun menunjukkan optimisme masyarakat Indonesia mencapai sekitar 90 persen
Sebuah instalasi seni interaktif dibangun untuk menerjemahkan filosofi investasi Sucor AM ke dalam pendekatan yang strategis dan mudah dipahami.
Kawasan timur Jakarta terus menguat sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional. Kabupaten Bekasi mencatat realisasi investasi mencapai Rp61,8 triliun.
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved