Jumat 26 November 2021, 07:31 WIB

Stok Minyak AS Dilepas Dinginkan Harga Minyak Dunia

Muhamad Fauzi | Ekonomi
Stok Minyak AS Dilepas Dinginkan Harga Minyak Dunia

AFP/Paul Ratje
Ilustrasi tambang minyak

 

HARGA minyak dunia turun dalam penutupan perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (26/11) saat liburan Thanksgiving AS, karena investor mengamati bagaimana produsen-produsen utama menanggapi pelepasan minyak darurat yang dipimpin AS. Cadangan AS dilepas memang untuk mendinginkan pasar dan dengan OPEC sekarang memperkirakan rilis untuk meningkatkan persediaan.

Minyak mentah berjangka Brent telah tergelincir 8 sen atau 0,1 persen, menjadi diperdagangkan di 82,17 dolar AS per barel pada pukul 18.02 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga merosot 36 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 78,03 dolar AS per barel.

OPEC memperkirakan pelepasan cadangan minyak AS akan membengkakkan surplus di pasar minyak sebesar 1,1 juta barel per hari (bph), kata sumber dari kelompok itu.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, Rusia dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC+, akan bertemu pada 1-2 Desember untuk menetapkan kebijakan.

"Mengingat hari libur di AS dan dengan volume (perdagangan) yang ringan, saya pikir pasar mencerna rilis yang telah kita lihat diumumkan, dan bertanya-tanya reaksi apa yang mungkin kita lihat dari OPEC+," kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates yang berbasis di Houston.

Perdagangan tidak memiliki arah yang jelas karena waktu pelepasan minyak masih belum pasti, kata Lipow.

OPEC+ telah menambah pasokan 400.000 barel per hari sejak Agustus, melepaskan rekor pengurangan produksi yang dibuat tahun lalu ketika pembatasan pandemi menghantam permintaan.

Tiga sumber mengatakan kepada Reuters yang dikutip dari LKBN Antara bahwa OPEC+ tidak membahas penghentian peningkatan produksi minyaknya, meskipun ada keputusan oleh Amerika Serikat, Jepang, India, dan lainnya untuk melepaskan stok minyak darurat.

Anggota OPEC Uni Emirat Arab dan Kuwait mengatakan mereka berkomitmen penuh pada perjanjian OPEC+ dan tidak memiliki sikap sebelumnya menjelang pertemuan minggu depan.

Irak, juga anggota OPEC, mengatakan mendukung melanjutkan rencana OPEC+ yang ada untuk meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari per bulan, dengan mengatakan prospek pasar minyak tidak jelas karena turbulensi di pasar global.

Harga minyak yang tinggi telah menambah kekhawatiran inflasi. Rilis terkoordinasi dapat menambah sekitar 70-80 juta barel pasokan minyak mentah ke pasar, kata analis di Goldman Sachs.

Departemen Energi AS telah meluncurkan lelang untuk menjual 32 juta barel cadangan minyak strategis (SPR) untuk pengiriman antara akhir Desember hingga April 2022. AS berencana untuk segera melepaskan 18 juta barel lagi.

Pedagang juga mencari tahu apakah China akan menindaklanjuti rencana untuk melepaskan minyak dari cadangannya.

Data Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (24/11/2021) menunjukkan stok bensin dan sulingan turun lebih besar dari yang diperkirakan, sementara stok minyak mentah naik. (OL-13)

Baca Juga: Agar Target 1 Juta Bopd dan 12 Ribu MMscd Tercapai, Terapkan Aliansi Strategis

Baca Juga

AFP.

Perusahaan Saudi dan Oman Sepakati Kerja Sama Rp431 Triliun

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 19:54 WIB
Tur Pangeran Mohammed bertepatan dengan kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Doha pada...
Dok.BNI

Didukung BNI, Garuda Tawarkan Diskon Tiket Penerbangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 Desember 2021, 19:45 WIB
Diskon tiket  ditujukan untuk periode perjalanan yang berlangsung dari 15 Desember 2021 hingga 22 November...
Antara/Feny Selly

PPKM Level 3 Dibatalkan, Ekonom : Masyarakat Makin Pede Belanja 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 Desember 2021, 19:26 WIB
Bhima menyebut, sektor yang berkaitan dengan retail, perdagangan grosir, transportasi dan pendukung pariwisata diperkirakan bisa membukukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya