Rabu 10 November 2021, 20:25 WIB

Kontribusi Rp2,7 Triliun ke Negara, Bukti Alih Kelola Blok Rokan Berjalan Baik

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kontribusi Rp2,7 Triliun ke Negara, Bukti Alih Kelola Blok Rokan Berjalan Baik

Ist/DPR
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto.

 

ALIH kelola Blok Rokan dinilai berjalan baik. Hal itu terbukti, dari kontribusi Pertamina Hulu Rokan (PHR) ke negara yang mencapai Rp2,7 Triliun selama dua bulan. Demikian disampaikan anggota Komisi VII DPR Mulyanto. 

“Ini pertanda bahwa alih kelola dari pihak asing ke BUMN memang berjalan berjalan baik,” ujar Mulyanto kepada media pada Rabu (10/11). 

Mulyanto menerangkan, sumbangan kepada negara terbagi menjadi dua. Pertama dari bagi hasil minyak dan kedua dari pajak. Dan besarnya konstribusi bagi negara, lanjut Mulyanto, sangat tergantung pada produksi minyak atau lifting pada wilayah kerja tersebut. Semakin tinggi lifting, tentu semakin besar bagian untuk negara. 

“Semakin tinggi lifting, setelah dikurangi cost recovery, semakin besar pula bagian untuk negara,” ujarnya.

Begitupun, lanjut Mulyanto, harus dilihat fakta bahwa wilayah kerja Blok Rokan memang merupakan sumur tua. Karena sebelum dilakukan alih kelola kepada Pertamina, 9 Agustus 2021, Blok Rokan sudah terlebih dahulu ditangani PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) selama setengah abad.

Karena kondisi itulah, menurut Mulyanto, Pertamina tetap perlu melakukan pemboran baru dan penerapan teknik enhanced oil recovery (EOR) untuk mencapai target lifting. 

Untuk itu pula Mulyanto berharap Pertamina terus bekerja keras agar dapat mencapai target lifting dan target pendapatan negara. Target lifting sendiri, kata Mulyanto, ditetapkan sebesar 165.000 barel per hari (BPH).

“Kita mensyukuri proses alih kelola dapat berjalan baik. Namun kinerja harus terus ditingkatkan, sehingga pendapatan negara dapat dicapai sesuai target. PHR harus terus bekerja keras dan smart,” tandas Mulyanto.

Mulyanto juga melihat manfaat besar kegiatan operasi Pertamina di Blok Rokan. Mulai dari pemenuhan kebutuhan energi nasional, penciptaan lapangan kerja, dan peluang bisnis bagi pengusaha lokal. Selain itu, tentu saja peningkatan kesejahteraan dan dampak sosial ekonomi ke masyarakat di sekitar Blok Rokan, juga semakin tinggi. 

“Mudah-mudahan efek domino secara ekonomi dan sosial semakin tinggi. Ownership dan sense of belonging juga tinggi, karena perusahaan milik negara,” tutupnya.

Sebelumnya, Pertamina mencatat, telah menyumbangkan pendapatan bagi negara sebesar Rp 2,7 triliun yang diperoleh dari aktivitas pengelolaan lapangan minyak di Blok Rokan selama dua bulan.

Rincian penerimaan itu diberikan melalui penjualan minyak mentah bagian negara sekitar Rp 2,1 triliun dan pembayaran pajak sekitar Rp 607,5 miliar termasuk pajak-pajak ke daerah.

Pertamina juga menyampaikan, perseroan mengebor lebih dari 79 sumur dengan mengoperasikan 16 rig di Blok Rokan. Jumlah rig akan terus ditambah untuk mendukung upaya pencapaian target jumlah sumur tajak yang ingin dicapai. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Selamat Saragih

Insentif Bisnis Minta Ditingkatkan, Pengusaha Klaim Bermanfaat Bagi Pendidikan

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 23 Januari 2022, 11:20 WIB
DALAM upaya mendongkrak perekonomian pasca Pandemi Covid-19, pemerintah diharapkan perlu mengatur insentif yang dapat dirasakan manfaatnya...
dok angkasa pura

Tingkatkan Transparansi, Angkasa Pura II Gandeng Visi Integritas

👤RO/Micom 🕔Minggu 23 Januari 2022, 10:30 WIB
PT Angkasa Pura II meningkatkan transparansi, akuntabilitas, integritas, dan budaya...
MI/Wibowo Sangkala

Pengamat: Indonesia Butuh Enterpreneur Seperti Marimutu Sinivasan

👤Wibowo Sangkala 🕔Minggu 23 Januari 2022, 09:45 WIB
TERLEPAS dari polemik hutang Sinivasan kepada negara, sesungguhnya Sinivasan adalah sosok enterpreuner yang sangat dibutuhkan oleh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya