Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Serikat Karyawan Garuda meminta pemerintah agar segera mengupayakan penyelamatan masalah finansial maskapai nasional itu lewat penyuntikan bantuan dana dari Penyertaan Modal Negara (PMN). Seperti diketahui, Garuda memiliki utang segunung sebesar Rp70 triliun.
Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Tommy Tampatty berpendapat, ada dua permasalahan besar yang dialami pada bisnis Garuda Indonesia, yaitu dampak dari pandemi covid-19 dan dampak dari beban utang yang timbul karena salah kelola di masa lalu.
"Maka dari itu sudah sewajarnya pemerintah sebagai pemilik 60,54% saham (Garuda) harus membantu memberikan pinjaman modal kerja untuk kelangsungan kegiatan operasional," ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/11).
Terkait dengan beban utang masa lalu, pemerintah dalam hal ini Menteri BUMN diminta oleh Serikat Karyawan ikut bertanggungjawab. Tommy beralasan karena menteri tersebut yang memiliki wewenang mengangkat dewan direksi dan dewan komisaris perusahaan pelat merah yang memiliki kode emiten GIAA itu.
"Menteri BUMN juga menyetujui perencanaan pengadaan pesawat dan mesin pesawat di masa lalu adalah pemerintah atau Menteri BUMN masa lalu. Untuk kepentingan penyelesaian utang tersebut, pemerintah harus menyatakan menjamin semua utang tersebut, walaupun yang akan menyicil adalah Garuda Indonesia dari hasil kegiatan operasional," jelas Tommy.
Dia berpandangan, jaminan dari negara ini akan dibutuhkan karena untuk kepentingan membangun kembali rasa kepercayaan kreditur, lessor, vendor dalam rangka melakukan restrukturisasi dan negoisasi perseroan.
Meskipun ada opsi memailitkan Garuda Indonesia (GIAA) akibat utang segunung maskapai yang mencapai Rp70 triliun, Kementerian BUMN tak berminat menyuntikan dana dari PMN ke Garuda.
"Mengenai opsi, apakah ada PMN dan sebagainya, kami saat ini berusaha betul, supaya sedikit-sedikit tidak di suntik PMN yang rugi (perusahaan BUMN), jangan gitu. Kita harus membangun namanya BUMN-BUMN yang sehat," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam rekaman video, Senin (25/10).
Kementerian BUMN, ungkapnya, lebih memfokuskan usaha penyelamatan krisis Garuda lewat negoisasi dengan para lessor terkait utang dalam menyewa pesawat selama ini. (Ins)
Transformasi teknologi dan ketidakstabilan geopolitik global kini menjadi ancaman nyata bagi tatanan dunia kerja.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Banyak pekerja tetap memaksakan diri menjalani aktivitas normal meski kondisi tubuh dan pikiran mereka sebenarnya sudah berada di bawah tekanan hebat.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Masalah tersebut sudah termasuk dalam pelanggaran normatif ketenagakerjaan
Generasi Z terbukti menjadi kelompok paling rentan di lingkungan kerja, dengan 91% di antaranya kerap menghadapi tantangan kesehatan mental dan 35% mengalami depresi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved