Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet memperkirakan inflasi Indonesia akan tetap rendah di sepanjang 2021. Dia memprediksi tingkat inflasi nasional akan berada di kisaran 1,25% hingga1,75%.
"Untuk sepanjang tahun, kami perkirakan inflasi akan berada di bawah 2 persen, atau berada di kisaran 1,25% sampai 1,75%," tuturnya kepada Media Indonesia, Senin (1/11).
Perkiraan tingkat inflasi tersebut lebih rendah dari yang diproyeksikan Bank Indonesia di kisaran 2% hingga 4% di 2021. Target inflasi BI itu serupa dengan target inflasi yang dipatok pemerintah, yakni 3% plus minus 1.
Sedangkan berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi Indonesia dalam periode Januari hingga Oktober 2021 berada di angka 1,66%. Angka itu didapat setelah diketahui tingkat inflasi Oktober 2021 ada di angka 0,12%.
Yusuf bilang inflasi yang terjadi pada Oktober 2021 dipicu oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau; alas kaki; dan transportasi. Kenaikan harga komoditas pangan terjadi lantaran faktor cuaca yang juga diperkirakan akan berlanjut hingga akhir tahun.
Baca juga : Indonesia Dorong Pemulihan Ekonomi Global Lewat Reformasi Perpajakan Internasional
"Ini diperkirakan sampai dengan akhir tahun nanti, seiring dengan efek lanjutan pembukaan ekonomi yang akan terus tereskalasi sampai dengan akhir tahun," jelas Yusuf.
Dia menambahkan, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau dan transportasi akan tetap menjadi penyumbang terbesar bagi inflasi dalam beberapa waktu ke depan. Bila faktor cuaca menyebabkan inflasi pada komoditas pangan, maka pembukaan sektor pariwisata akan menjadi sebab inflasi di kelompok transportasi.
"Ini berpoensi mendorong kenaikan inflasi pada kelompok transportasi dan disaat yang bersamaan inflasi untuk penyediaan makanan dan minuman/restoran dan jasa rekreasi," imbuh Yusuf.
"Dari dalam negeri meski pemerintah akan menarik cuti bersama di akhir tahun, tetapi jika tren kasus yang melandai sampai saat ini bisa bertahan sampai akhir tahun akan mendorong wisatawan domestik untuk memanfaatkan libur akhir tahun nanti," pungkas dia. (OL-7)
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Pemerintah dan pelaku usaha mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk merealisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap kelompok kelas menengah bawah menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar khususnya bagi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved