Senin 25 Oktober 2021, 05:30 WIB

Ide Bisnis Daster, Tinggalkan Kesan Kuno Hingga Layak Hangout

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Ide Bisnis Daster, Tinggalkan Kesan Kuno Hingga Layak Hangout

Dok ladybydiana
Ilustrasi

 

Dulu banyak perempuan yang malas memakai daster karena desainnya yang tidak menarik. Desain yang terkesan kuno membuat pemakainya tidak percaya diri.

Daster-daster motif kuno ini lebih banyak dipakai di rumah saja atau untuk tidur karena desainnya pun monoton dan membosankan. Namun kini seiring berkembangnya dunia fesyen, desain dan motif daster mulai variatif.

Tidak lagi monoton dan kuno, model dan motif desain sekarang lebih modern atau biasa disebut kekinian. Sebut saja brand dari ladybydiana yang menghadirkan pakaian ready to wear atau daster dengan motif yang segar.

Tak hanya itu, Diana Fitriah sangat konsen terhadap kualitas bahan premium produknya. Ia memilih lace premium untuk memberikan kepuasan dari segi kenyamanan. Untuk kualitas seperti ini, Diana mematok harga yang sangat terjangkau.

"ladybydiana mendesain daster premium dengan motif pilihan dan detail. Modelnya elegan nan cantik dan tidak ditemukan di brand sleepwear lainnya," katanya.

Brand ini bisa dibilang eksklusif karena desain dikerjakan langsung oleh Diana Fitriah. Maka tak heran jika model daster ladybydiana berbeda dari brand lainnya karena model yang fresh dari owner-nya sendiri.

"Selain memikirkan desain sendiri, kadang saya dapat inspirasi dari brand-brand luar negeri. Kemudian saya modifikasi khusus sesuai dengan ciri khas ladybydiana sehingga menjadikannya eksklusif dan elegan," tuturnya.

Nilai eksklusif ini pun yang menjadi salah satu daya tarik dari brand ini mengingat daster atau produk ready to wear di luaran sana sudah banyak. Sehingga ketika dipakai untuk hangout pun tetap terlihat elegan dan tidak kuno.

Hal ini pula yang menjadi kelebihan daster ladybydiana, tak hanya sebatas pakaian rumahan namun juga cocok digunakan untuk tampil di publik. Menariknya, sleepwear ladybydiana ini dapat membuat pemakainya terlihat seksi, anggun, cantik dan seksi. Ini pula yang menjadi ciri khas dari brand ini.

Maka tak mengejutkan bila dalam sebulan saja, Diana Fitriah bisa menjual produknya sebanyak 1500 pcs. Bersama adiknya, Affandi Saleh, mereka memanfaatkan peluang itu untuk merintis bisnis ladybydiana yang kemudian berdiri di bawah payung PT. Diana Kreasi Indonesia. Mengingat saat itu belum terlalu happening toko online yang melirik pangsa pasar sleepwear maupun daster premium, membuat brand ladybydiana menjadi pionir dalam meng-create daster premium dan eksklusif. (OL-12)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Kemenkominfo: Dampak Erupsi Semeru Bikin Jaringan Operator Seluler Mati

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 08 Desember 2021, 11:04 WIB
Kemenkominfo menyebut, kualitas layanan jaringan telekomunikasi terganggu akibat erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, yang terjadi pada...
Dok.Insight First Asia

Insight First Asia Bantu Penjual Pantau Peta Persaingan di Lapak Ecommerce

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 10:54 WIB
Seller mampu mengetahui potensi penjualan di marketplace, mengetahui potensi kerjasama dengan merchant-merchant besar di market...
Dok. Citi Foundation

Wirausaha Mangrove Terpilih sebagai Pemenang Program Inkubator UNDP dan Citi Foundation

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 10:37 WIB
Para pemenang berkesempatan mewakili Indonesia pada Youth Co:Lab Asia-Pacific Summit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya