Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, generasi milenial jadi pilar utama dalam berinovasi memanfaatkan platform digital dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dia menyampaikan, Indonesia memiliki keunggulan di sektor demografi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), 53% atau sekitar 143 juta masyarakat Indonesia terdiri dari generasi milenial.
"Dari data tersebut kita melihat bahwa usia kreatif kita sangat banyak dan ini adalah bonus demografi. Sehingga ini menjadi modal utama dalam pengembangan dunia digital," ungkap Menparekraf dalam keterangan resmi, Minggu (24/10)
Sandiaga menyampaikan ada enam sektor digital yang berkembang di masa pandemi Covid-19, yakni ada e-commerce, transportasi, kuliner, online travel, online media, serta layanan finansial.
"Selain itu ada juga dua landscape bisnis baru yang juga tumbuh yaitu kesehatan dan pendidikan melalui healthtech (kesehatan teknologi) dan edutech (pendidikan teknologi). Ini menjadi peluang untuk mengembangkan ide yang kreatif," tuturnya.
Peluang bisnis itu, menurutnya, harus diseimbangkan dengan perencanaan strategi dan riset yang mendalam terutama dalam membaca kebiasaan dan rutinitas konsumen yang berubah drastis sejak pandemi.
Kesehatan, lanjut Sandiaga, merupakan suatu keutamaan di masa pandemi Covid-19. Sehingga, masyarakat lebih banyak memanfaatkan platform digital untuk berkegiatan, terutama dalam hal transaksi.
Dia menekankan, Kemenparekraf bersama-sama dengan generasi muda terus berupaya mendorong transformasi digital yang dimulai dengan penyiapan sumber daya manusia dan talenta digital dengan sejumlah program.
"Kami melakukan sejumlah program yang langsung bisa dijangkau oleh anak-anak muda kita yang tertarik untuk mengembangkan kariernya di ekosistem ekonomi kreatif dan ekonomi digital adalah pilar utama ekonomi bangsa," kata Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini. (Ins/OL-09)
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved