Sabtu 16 Oktober 2021, 11:09 WIB

Jokowi: BUMN Sakit Tutup Saja

Dhika Kusuma Winata | Ekonomi
Jokowi: BUMN Sakit Tutup Saja

MI/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta agar perusahaan BUMN yang sakit langsung ditutup ketimbang membebani negara dengan suntikan modal. Presiden menilai pengelolaan BUMN di masa lalu kerap dimanjakan dengan sehingga pengelolaan secara profesional tidak berjalan baik. Presiden menyatakan saat ini tidak ada lagi suntikan modal bagi BUMN 'sakit'.

"Kalau Pak Menteri sampaikan ke saya ada BUMN kondisinya seperti ini, kalau saya langsung tutup aja! Enggak ada selametin-selametin gimana kalau sudah begitu," tegas Jokowi.

Hal itu disampaikannya di hadapan Menteri BUMN Erick Thohir dan para Direktur Utama BUMN dalam pengarahan di Manggarai Barat, NTT, Kamis (14/10). Rekaman video itu dirilis Sekretariat Presiden, Sabtu (16/10).

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Gelar Sosialiasi PP Turunan UU Cipta Kerja Bidang Pengendalian Fungsi Tanah dan Ruang 

Presiden menginginkan transformasi pengelolaan BUMN agar pengelolaannnya secara profesional dan mampu bersaing global. Perusahaan BUMN, imbuhnya, harus berani berkompetisi, bersaing, dan mengambil risiko.

Karena itu, Presiden menginginkan para pimpinan BUMN membuat kultur kerja yang mendorong profesionalisme dan daya saing tinggi tersebut. 

Presiden menyinggung agar BUMN jangan sampai seperti birokrasi yang ruwet. Presiden mencontohkan pernah ada yang mengadu mengenai proses perizinan pembangkit listrik yang memakan waktu hingga tujuh tahun.

"Ada yang tujuh tahun mengadu ke saya. Seperti ini yang harus dipangkas, enggak boleh misalnya di PLN sampai bertele-tele begitu. Siapa yang mau investasi kalau berbelit-belit begitu. Sudah kementeriannya berbelit-belit, di daerah berbelit-belit, masuk ke BUMN berbelit-belit lagi," ucapnya.

Kepala Negara pun meminta BUMN melakukan adaptasi model bisnis dan teknologi. Terjadinya revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, dan pandemi covid-19 mengharuskan semua sektor berbenah.

"Mulai harus menata adaptasi pada model bisnisnya, teknologinya, yang paling penting ini. Dunia sudah kayak gini revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, ada pandemi," ujar Jokowi. (OL-1)

Baca Juga

dok.humas kemendag

Pendampingan Ekspor 132 UKM Bukukan Transaksi Rp76 Miliar

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 08 Desember 2021, 10:05 WIB
PROGRAM pendampingan ekspor Usaha Kecil Menengah, Kemendag, sepanjang 2021 membukukan transaksi lebih dari USD 5,29 juta atau sebesar Rp 76...
Ist/Kementan

Realisasi KUR Peternakan Nyaris 100% pada Akhir 2021

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 09:23 WIB
Kementan mencatat realisasi akad kredit usaha rakyat (KUR) sektor peternakan sampai 7 Desember 2021 mencapai Rp 14,77 triliun atau...
MI/Widjajadi

Mapamnas XIV Perpamsi di Solo Bahas Kenaikan Tarif dan Perubahan Iklim

👤Widjajadi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 08:05 WIB
MUSYAWARAH Antar Perusahaan Air Minum Nasional (Mapamnas) ke-XIV di Solo akan membahas kenaikan tarif dan perubahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya