Kamis 07 Oktober 2021, 21:11 WIB

Saat Kunjungan ke Banjarnegara, Sandiaga Beli Perlengkapan Tari Topeng Lengger

mediaindonesia.com | Ekonomi
Saat Kunjungan ke Banjarnegara, Sandiaga Beli Perlengkapan Tari Topeng Lengger

Ist
Menparekraf Sandiaga Uno berdialog dengan seniman topeng di Desa Wisata Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jateng.

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengakui sangat tertarik dengan berbagai macam kesenian di Indonesia.

Salah satu yang menarik Sandiaga adalah seni topeng yang kebanyakan untuk tarian, begitu juga ketika mengunjungi Desa Wisata Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dalam kunjungannya, Mas Menteri, sapaan Menparekraf Sandiaga, memberikan bantuan modal untuk membuat topeng dan kostum seharga Rp20 juta. 

“Ini cukup untuk membuat 20 unit topeng dan 4 set kostum tari,” kata mbah Mujiono, seniman topeng, yang ditemui Mas Menteri di Desa Wisata Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada Kamis (7/10).

Mbah Mujiono mengatakan, harga saru set pakaian tari seharga Rp2,5 juta dan harga satu topeng seharga Rp500 ribu. Karena kondisi pandemi Covid-19, dia dan seniman lain tidak ammpu mengganti pakaian yang dibuat menari dikarenakan sepinya pertunjukan dan panggilan untuk menari. 

Atas dasar itu, Mas Menteri memberi bantuan seniman tersebut dengan memberi uang modal membuat 20 topeng yang masing-masing seharga Rp500 ribu per topeng dan empat pasang pakaian tari baru sehngga total yang diberikan adalah Rp 20 juta.

“Saya Ucapkan  terima kasih kepada Mas Menteri, dia itu pemimpin yang peduli,” tegasnya. Mbah Mujiono juga mengaku memiliki 35 penari yang ikut menampilkan Topeng Lengger. 

Sebelumnya, Mas Menteri mendengarkan curhat Mbah Mujiono sang seniman tentang Topeng Lengger Dieng Kulon dan pakaian tari yang sudah mulai rusak dan lusuh. Padahal mereka diajak untuk tampil di festival kebudayaan di Thailand, sehingga mereka meminta bantuan Mas Menteri.  

Mbah Mujiono mengatakan, selain ada Covid-19 pihaknya masih menunggu kepastian untuk bisa berangkat ke Thailand untuk mementaskan tarian tersebut. 

Sementara itu Sandiaga mengungkapkan, saat ini tamu-tamu juga sudah mulai banyak sehingga tidak layak untuk mementaskan dengan pakaian yang lusuh.

Karena itu, Sandiaga memberikan bantuan membelikan pakaian dan topeng sehingga bisa lebih layak tampil. Menurutnya, masih adanya kesenian model seperti ini di Kawasan DIeng memang harus terus dilestarikan.

Namun, Menparekraf meminta kepada Mbah Mujiono untuk melaporkan apa yang sudah dibelinya kepada Kepala Desa untuk pertangung jawabannya.

Dalam kunjungannya, Mas Menteri juga melihat produk suvenir kriya lukisan kayu, tongkat pringgodani, topeng Lengger.(RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

 IAPI Dikukuhkan Jadi Anggota Penuh Akuntan Publik Internasional

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 15:22 WIB
IAPI resmi diakui sebagai organisasi profesi akuntansi (Professional Accountancy Organization - PAO) berkualitas tinggi di antara 180 PAO...
FOTO-FOTO/DOK BAKAMLA

Temukan Cadangan Migas di Natuna Timur, SKK Migas: Ini Sumur Kunci

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 30 November 2021, 15:09 WIB
Deputi Perencanaan SKK Migas Benny Lubiantara mengungkapkan, temuan cadangan ini diperoleh melalui pengeboran dua sumur delineasi Singa...
Antara/Ahmad Subaidi.

OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Industri BPR dan BPRS 2021-2025

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 30 November 2021, 14:20 WIB
Data OJK pada periode Januari-September 2021 aset BPR dan BPRS tmbuh 8,9% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya