Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melanjutkan proses evakuasi dan penyajian dapur umum untuk penanganan darurat bencana tanah longsor, di Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Melalui Baznas Tanggap Bencana, sebanyak 750 porsi disajikan di layanan dapur umum di Desa Beji, Kecamatan Pandanarum setiap hari, untuk memastikan kebutuhan pangan bagi para penyintas tetap terpenuhi.
Sedangkan untuk dapur air, disediakan di Gedung IPHI Pos Pengungsian Pring Amba, dengan sebanyak 150 paket per hari.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas bencana tanah longsor yang kembali melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, termasuk Banjarnegara. Ia menyebut, kejadian ini sebagai ujian berat bagi masyarakat dan menegaskan komitmen Baznas untuk terus berada di garis depan membantu warga terdampak.
"Longsor yang terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah, termasuk Banjarnegara, meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Karena itu, Baznas bergerak cepat untuk mendukung pencarian korban sekaligus memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/11).
Saidah menjelaskan, bencana tanah longsor di Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara dipicu hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut sejak beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan tebing runtuh dan menimpa area perkebunan, persawahan, hingga permukiman warga di sekitar lokasi.
"Tim BTB sudah bergerak sejak laporan kejadian diterima. Operasi SAR dimulai dari Posko Induk Pandanarum dengan fokus pencarian pada sektor yang dinilai paling terdampak. Tim Baznas bekerja bersama BNPB dan unsur relawan lainnya, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah," jelasnya.
Lebih lanjut, Saidah menjelaskan, layanan dapur umum dan dapur air Baznas telah disiapkan untuk memastikan para penyintas mendapatkan makanan siap santap selama masa penanganan bencana. Banyak warga, ujar dia, kehilangan akses terhadap pangan setelah permukiman mereka tertimbun material longsor.
"Setiap hari, dapur umum mampu menyiapkan sekitar 750 porsi makanan untuk penyintas dan relawan. Layanan air bersih juga disalurkan melalui dapur air yang ditempatkan di dua titik, yakni Gedung IPHI Pos Pengungsian Pring Amba dan Pos Dusun Temon. Masing-masing titik menyediakan 150 paket air bersih untuk kebutuhan konsumsi," jelasnya.
Saidah menegaskan, komitmen Baznas RI tidak berhenti pada tahap tanggap darurat. Setelah proses pencarian dan evakuasi, Baznas akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pemulihan warga terdampak.
“Baznas akan tetap bersama masyarakat. Komitmen kami adalah memastikan amanah zakat benar-benar menjadi penolong bagi warga dalam situasi apa pun, termasuk di masa bencana. Kami akan tetap berada di lapangan selama diperlukan dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Saidah, tim Baznas Tanggap Bencana masih berada di lokasi terdampak untuk mendukung operasi pencarian, asesmen, serta pendistribusian bantuan. "Pemantauan terhadap potensi longsor susulan juga dilakukan guna memastikan keselamatan seluruh tim dan penyintas," ujarnya.
Saidah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di tengah kondisi cuaca yang tidak stabil. Ia juga mengajak masyarakat turut membantu para penyintas longsor di Banjarnegara dengan memberikan dukungan melalui kanal donasi yang telah dibuka Baznas. (H-2)
YAYASAN Baitul Maal (YBM) Brilian memberangkatkan Tim Respons Kebencanaan Tahap Kedua menuju wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor,
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa titik penyimpanan logistik untuk mempercepat distribusi ke wilayah yang paling membutuhkan.
Acara yang sudah diagendakan berupa "Fun Walk" batal digelar dan diganti dengan kegiatan donasi untuk korban banjir.
Bencana alam di Aceh dan Sumatera juga telah menyebabkan puluhan ribu warga mengungsi, rumah rusak, sekolah terdampak, dan terputusnya akses jalan nasional.
Koordinasi antara Baznas, relawan, dan para pemangku kepentingan di daerah menjadi kunci keberhasilan penanganan awal bencana.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved