Rabu 29 September 2021, 18:31 WIB

Minat Investasi Aset Kripto di Indonesia Meningkat

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Minat Investasi Aset Kripto di Indonesia Meningkat

JACK GUEZ / AFP
Ilustrasi crypto-currency Bitcoin.

 

Seiring dengan makin meningkatnya minat investasi aset kripto di Indonesia, Luno akan terus melakukan edukasi dan kemudahan untuk masyarakat.

Menurut hasil survei yang dilakukan Luno, dari 1.000 responden di Indonesia, 299 mengatakan pernah melakukan investasi kripto sedangkan 60 persen lainnya menjawab belum pernah melakukan investasi aset kripto.

"Luno di Indonesia sudah beberapa tahun, tapi perkembangannya dari industri sendiri yang sangat pesat itu baru kita lihat di 2021. Jadi data dari Bappebti sendiri Februari baru 4,5 juta total investor aset kripto di Indonesia. Agustus sudah 7 juta," kata Country Manager Luno Indonesia Jay Jawayijayaningtiyas dalam diskusi daring, Rabu (29/9).

Dia menambahkan, dari semua responden, 299 ini pernah investasi kripto, tapi kebanyakan belum. Jadi 60 persenan itu belum pernah melakukan investasi aset kripto, tapi sebetulnya mereka tahu karena setelah kita tanya hanya 50 orang yang tidak tahu aset kripto.

Oleh sebab itu, Luno terus melakukan edukasi mengenai kripto dan memberikan kemudahan dalam hal pembelian aset. Selain itu, Jay juga mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menghapus stigma masyarakat yang berpikir bahwa kripto merupakan investasi yang rumit dan hanya bisa dilakukan dengan modal yang besar.

"Di Luno itu bisa investasi mulai dari Rp15 ribu, Rp50 ribu gitu ya. Jadi banyak juga mahasiswa yang menyisihkan uang jajan mereka untuk masuk kripto. Sedangkan yang termuda itu usia 18 tahun karena kan yang baru boleh berinvestasi itu yang usianya 18 tahun" ujar Jay.

Luno juga telah menyediakan fitur Portal Belajar yang dapat digunakan pengguna baru yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bitcoin, etherium dan lain sebagainya.

"Luno sangat berdedikasi untuk memberikan edukasi atau pengetahuan mengenai aset kripto kepada masyarakat umum. Di sini ada satu portal yang dapat diakses bahkan langsung melalui aplikasi Luno," ujar Debora Ginting selaku Community, Event Lead Luno Indonesia.

Tak hanya Portal Belajar, para pengguna yang baru ingin belajar mengenai bitcoin, aset kripto, etherium dan sebagainya juga dapat bergabung di Luno Academy maupun di grup telegram Luno.

"Di Luno Academy itu juga sudah kita jelaskan di situ full gitu ya dari mulai bitcoin itu apa, cara untuk deposit, cara untuk beli, cara untuk jual, cara untuk mencairkan dana, itu semua kita jelaskan secara lengkap," kata Jay.

"Kalau masih kurang jelas itu pun bisa masuk ke grup telegram kami. Di situ banyak yang bisa membimbing juga. Selain itu juga bisa menghubungi tim support kami jadi tentunya semua akan kita bimbing," lanjut Jay.

Luno merupakan perusahaan jual beli aset digital yang berasal dari London, Inggris dan telah mendirikan kantor di Indonesia sejak Januari 2016. Pada Maret 2020, Luno juga sudah resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Kini, Luno secara global telah memproses total transaksi lebih dari 8 miliar dolar AS untuk pelanggan yang tersebar di 40 negara lebih yang salah satunya adalah di Indonesia.

Luno juga memiliki 8 juta pelanggan di seluruh dunia dan dinilai sebagai aplikasi yang mudah digunakan karena dilengkapi dengan berbagai fitur-fitur menarik seperti dompet (wallet), Portal Belajar dan berbagai fitur lainnya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan.

Asuransi Rangka Kapal Milik Jasindo Tumbuh Signifikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:51 WIB
Salah satu pertumbuhan positif tersebut tercatat di lini bisnis asuransi rangka...
Dok kemenhub

Menhub Sebut Integrasi Data Secara Digital Percepat Layanan Pelabuhan

👤RO/Micom 🕔Sabtu 27 November 2021, 19:22 WIB
Pelabuhan Tanjung Priok mengelola hampir 70% kegiatan ekspor-impor...
Antara

Bali Sepi Penerbangan Internasional, Kemenparekraf Galang Kerja Sama dengan Hongaria

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 November 2021, 17:29 WIB
Bali masih sepi dari penerbangan internasional, sejak dibuka Oktober tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya