Rabu 22 September 2021, 19:31 WIB

Rusun Pasar Rumput, Komitmen Pemerintah Sediakan Hunian Layak bagi MBR

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Rusun Pasar Rumput, Komitmen Pemerintah Sediakan Hunian Layak bagi MBR

Dok.Kementerian PUPR
Rusun Pasar Rumput

 

RUMAH Susun (Rusun) Pasar Rumput yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (20/9) merupakan komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan hunian layak kepada masyarakat berpenghasilan rendah. 

Rusun yang dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Balai Jawa I, Direktorat Jenderal Perumahan sejak 2016 itu, berkapasitas 1.984 unit hunian dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) untuk mendukung aktivitas penghuni dan warga sekitarnya.  

Keberadaan Rusun Pasar Rumput terletak yang di Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah. 

"Keberadaan pasar dengan fasos dan fasum yang lengkap ini memberikan kemudahan bagi para penghuni untuk melakukan aktivitas ekonomi seperti pedagang dan menjalankan kegiatan ekonomi lainnya,” ucap Presiden Joko Widodo, dalam keterangan resminya.

Rusun Pasar Rumput dapat meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan hunian nyaman dan layak huni yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Lokasi rusun sangat strategis berdekatan dengan jalur busway dan jalur kereta dapat memudahkan mobilitas sekaligus meningkatkan produktivitas para penghuni.

"Rusun Pasar Rumput ini juga istimewa karena juga didukung oleh jalur transportasi yang sangat baik, terintegrasi dengan busway dan interkoneksi timur selatan menuju Dukuh Atas,” jelas Presiden Jokowi. 

Baca juga : Merger Indosat-Hutchison Harus Ciptakan Iklim Persaingan Usaha Sehat

Selain itu, Presiden menuturkan, keberadaan rusun ini juga dapat menampung masyarakat dari sisi Sungai Ciliwung yang terdampak program normalisasi sungai bagi penanganan banjir. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni bagi MBR.

“Tinggal di rusun bakal mengubah cara hidup kita. Harus banyak empati dalam menghuni rusun seperti menjaga kebersihan, ketenangan, dan kenyamanan. Setiap penghuni harus saling jaga,” kata Menteri Basuki.

Untuk diketahui, Rusun Pasar Rumput dibangun oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan, Kementerian PUPR yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I mulai 2016 dan telah selesai sejak 2020.

Rusun Pasar Rumput menggunakan konsep mixed-use development dan memiliki 1.984 unit hunian tipe 36 yang terdapat di lantai 4 sampai lantai 25. Selain itu, pada lantai 1 rusun ini juga dibangun pasar dengan 318 kios dan 350 los, pada lantai 2 terdapat 649 kios, serta pada lantai 3 terdapat fasilitas umum dan fasilitas sosial. (RO/OL-7)

Baca Juga

DOK Biro Pers/Setpres/Lukas.

Eksekusi Pembangunan Ibu Kota Tunggu Instruksi Presiden dan Anggaran

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 23 Januari 2022, 16:40 WIB
Berdasarkan rencana, lanjut dia, pembangunan tahap awal akan dilakukan untuk menyediakan Kawasan Inti Pusat Pemerintah...
MI/Dwi Aprinai

Gelontorkan Minyak Goreng Sesuai Ketentuan, Wilmar Minta Konsumen Tidak Panic Buying

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 13:25 WIB
Seluruh merek minyak goreng produksi Wilmar saat ini telah seluruhnya dipasarkan seharga Rp 14 ribu, yaitu Sania, Siip, Sovia, Mahkota,...
MI/Selamat Saragih

Insentif Bisnis Minta Ditingkatkan, Pengusaha Klaim Bermanfaat Bagi Pendidikan

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 23 Januari 2022, 11:20 WIB
DALAM upaya mendongkrak perekonomian pasca Pandemi Covid-19, pemerintah diharapkan perlu mengatur insentif yang dapat dirasakan manfaatnya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya