Selasa 21 September 2021, 13:52 WIB

Anak-anak boleh ke Mal, Asosiasi Harap Ada Peningkatan Pengunjung 10%

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Anak-anak boleh ke Mal, Asosiasi Harap Ada Peningkatan Pengunjung 10%

MI/Bagus Suryo
Ilustrasi: Pengunjung Malang Town Square sedang melakukan pemindaian aplikasi pedulilindungi

 

ASOSIASI Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyambut baik keputusan pemerintah yang mengizinkan anak-anak di bawah usia 12 tahun berkunjung ke mal selama perpanjangan PPKM hingga 4 Oktober.

"Pelonggaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan paling tidak sebesar 10%," kata Ketua Umum (APPBI) Alphonzus Widjaja kepada wartawan, Selasa (21/9).

Dia mengklaim, saat ini kondisi di dalam pusat perbelanjaan aman dari penularan covid-19 dengan memberlakukan protokol kesehatan dan mewajibkan pengunjung sudah divaksin.

"Keadaan mal juga bisa dibilang lebih sehat dikarenakan sekarang semua orang yang berada di dalam pusat perbelanjaan sudah divaksinasi yang pemeriksaannya melalui aplikasi PeduliLindungi," sebutnya.

APPBI pun berharap, ketentuan anak-anak untuk masuk pusat perbelanjaan juga berlaku di wilayah lain selain DKI Jakarta, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta dan Surabaya.

Baca juga:  APPBI Prediksi Tingkat Kunjungan Mal Naik 40% Saat Lebaran

Di satu sisi, Alphonzus menekankan pelonggaran tersebut sangat diperlukan untuk bisa menggerakkan perekonomian dan usaha pengelola mal, baik karyawan dan pengusaha kecil lain yang berada di sekitar mal.

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta ada pengawasan dan pendampingan yang ketat dari orangtua terhadap anak mereka. Untuk masuk mal pun tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi, sebagai upaya skrining pengunjung.

"Minggu ini akan dilakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan bagi anak-anak di bawah usia kurang dari 12 tahun, yang akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta dan Surabaya," jelas Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (20/9).(OL-5)

Baca Juga

dok pribadi

1500 UMKM di Banten Tergabung dalam Kelompok Binaan Airlangga Hartarto

👤RO/Micom 🕔Senin 18 Oktober 2021, 11:52 WIB
UMKM usAHA ini bukanlah program pemerintah atau bagian dari kegiatan kampanye...
MI/Palce Amalo

Mentan SYL: Badan Karantina Harus Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif

👤Palce Amalo 🕔Senin 18 Oktober 2021, 08:15 WIB
KERJA keras jajaran Barantan sudah terlihat dengan suksesnya Merdeka Ekspor yang diselenggarakan 15 Agustus...
DOK KEMENTAN

Bupati Wonosobo: Rencana Food Estate Membawa Harapan Memajukan Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 21:11 WIB
 Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan bahwa program food estate hadir memberikan harapan bagi masyarakat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya