Senin 20 September 2021, 12:05 WIB

Termotivasi Jokowi, Penggiat UMKM NU Gratiskan Biaya Urus Legalitas UMKM

mediaindonesia.com | Ekonomi
Termotivasi Jokowi, Penggiat UMKM NU Gratiskan Biaya Urus Legalitas UMKM

dok.pribadi
Ketua Umum Serikat Nelayan Nadhlatul Ulama (SNNU) Witjaksono

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menerima Asosiasi Pedagang dan Paguyuban UMKM Nasional pada Rabu (15/9), di Istana Negara. Membahas beberapa persoalan krusial, salah satunya masih sulitnya kepengurusan legalitas atau perizinan para pelaku UMKM nasional.

Jokowi sendiri meminta 30 juta pelaku UMKM untuk segara masuk kedalam sistem digital pada 2023 melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), dimana program ketahanan dan pertumbuhan UMKM ditengah pandemi Covid-19 ini, mutlak memerlukan peran aktif serta sinergitas segenap eksponen UMKM.

Menjawab persoalan sekaligus wujud nyata dukungannya kepada pemerintah dalam segenap upaya menjaga ketahanan dan pertumbuhan UMKM tanah air, penggiat UMKM nasional, Witjaksono, menginisiasi kegiatan gratis biaya kepengurusan legalitas atau perizinan bagi 1000 orang pelaku UMKM.

“Pertama, Saya tergerak dan termotivasi melakukan kegiatan gratis biaya kepengurusan legalitas 1000 UMKM ini, setelah melihat wujud nyata betapa luar biasa daya upaya yang dilakukan Pak Jokowi dalam melindungi, menjaga dan menumbuhkan UMKM ditengah pandemi Covod-19,” Program ini kita galakkan dengan nama Bantuan Produktif (BanPro), kata Witjaksono kepada wartawan, Senin, (20/9).

Witjaksono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Serikat Nelayan Nadhlatul Ulama (SNNU) ini berharap kegiatan kecilnya dapat diikuti oleh penggiat UMKM nasional lainnya untuk menyelesaikan permasalahan legalitas dan perizinan, guna mempercepat akselerasi program BBI bagi segenap pelaku UMKM diseluruh wilayah dan penjuru tanah air.

Apalagi, tokoh muda NU ini menilai UMKM masih menjadi urat nadi pertumbuhan dan ketahanan ekonomi Indonesia hingga saat ini, khususnya dimasa pandemi Covid-19.

“Ingat, UMKM merupakan soko guru ekonomi kerakyatan, bangsa dan negara Indonesia. UMKM memiliki kontribusi besar terhadap PDB Indonesia sebesar 61,07 persen atau senilai dengan Rp8.573,89 triliun. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi. Terbukti ekonomi kerakyatan yang menjadi penyelamat pada saat krisis ekonomi Indonesia,” jelas Witjaksono.

Disisi lain, entrepreneur muda NU ini meminta koleganya sesama pelaku UMKM untuk benar-benar memanfaatkan Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM Rp 1,2 juta yang cair September 2021 ini, bagi keberlangsungan dan pertumbuhan usaha mereka.

BPUM yang di inisiasi oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2021 sendiri, akan membagikan Banpres produktif senilai Rp 15,3 triliun yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku UMKM.

“Keberpihakan kepada kita (UMKM) jelas dan nyata. Bukan hanya memikirkan, negara hadir melindungi, menjaga dan menumbuhkan UMKM ditengah masa-masa sulit seperti ini. UMKM harus tangguh dan tumbuh untuk menjadi pondasi kokoh kebangkitan ekonomi Indonesia,”pungkas Witjaksono. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Tingkatkan Nilai Tambah Olahan Cabai dengan Metode Pengeringan

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Bagian dari Komitmen Pengurangan Emisi 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 22:38 WIB
Adapun penjualan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) secara global menurut Bloomberg pada 2030 diprediksi mengalami...
DOK PT TAP

PT TAP Tambah Pabrik Pengolahan Sawit di Kalteng

👤Widhoroso 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:47 WIB
PT Triputra Agro Persada Tbk (Perseroan) menambah kapasitas produksi Crude Palm Oil (CPO) dengan meresmikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS)...
MI.M. Irfan

Optimalisasi Ekonomi Digital untuk Pemulihan Ekonomi Nasional 

👤Mediaindonesia.coim 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:31 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi salah satunya ditopang dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya