Sabtu 18 September 2021, 16:50 WIB

Gara-gara Pandemi Covid-19, Diperkirakan 30 Juta UMKM Bangkrut

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Gara-gara Pandemi Covid-19, Diperkirakan 30 Juta UMKM Bangkrut

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Sejumlah manekin berada di depan kios tutup di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta.

 

KETUA Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M. Ikhsan Ingratubun membeberkan, selama setahun terakhir pandemi, puluhan juta usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM gulung tikar. Dia menyebut, jumlah UMKM di Tanah Air mencapai 64 juta per 2019.

"Keadaan UMKM saat pandemi dari 2020 sampai sekarang, bahwa 30 juta UMKM bangkrut. Ini data dari Kadin (Kamar Dagang dan Industri) dari Juli 2020," ujarnya dalam webinar Digitalisasi Pembiayaan untuk UMKM yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sabtu (18/9).

Ikhsan juga memaparkan berdasarkan survei Bank Indonesia pada Maret 2021, sebanyak 87,5% UMKM terdampak akibat pandemi dan 93,3% pelaku usaha sektor tersebut merasakan dampat penurunan omzet penjualan.

"Lalu dari survei itu menyebut, 12,5% UMKM ternyata tidak terdampak dan ada 27,6% unit usaha itu justru mengalami peningkatan (omzet) saat pandemi," jelasnya.

Baca juga: Kementerian Investasi Telah Terbitkan 205 Ribu Izin Usaha dari OSS

Akumindo menghimpun cara atau langkah yang dilakukan UMKM dalam upaya mempertahankan bisnisnya di tengah ganasnya pandemi. Poin utamanya ialah transformasi usaha. Ikhsan mengatakan, ada pelaku UMKM yang berganti usaha dalam satu hari penuh demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Jadi, ada yang pagi jual apa, lalu sorenya berjualan lain. Lalu ada juga UMKM yang sebelumnya hanya menjahit pakaian, kemudian memproduksi kain masker. Hal ini mengikuti tren yang ada," ucapnya.

Transformasi lainnya ialah memasarkan produk mereka dari offline ke online atau digital. Akumindo menyebut, lebih dari 15 juta pemasar produk telah berada di marketplace.

Fakta menariknya ialah, dari angka tersebut didominasi pelaku usaha yang berumur di bawah 40 tahun untuk menggerakan bisnis mereka atau di angka 93%

"Para UMKM yang terdampak ini, baik yang kena PHK (pemutusan hubungan kerja) dan bangkrut disebabkan oleh pandemi, ingin berusaha bangkit kembali. Tentu ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang kondusif," tutupnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara/Makna Zaezar.

Jasindo Ajarkan UMKM Maksimalisasi Bisnis dengan Risiko Minimal

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 13:34 WIB
Pada bulan inklusi keuangan kali ini Asuransi Jasindo yang bernaung di bawah holding Indonesia Financial Group (IFG) juga memberikan...
DOK Pribadi.

Dirut Kreasi Prima Land Dinobatkan sebagai Tokoh Entrepreneur Perumahan Rakyat

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 13:05 WIB
PT KPN juga telah siap menggarap beberapa proyek baru, seperti Pesona Prima 7 Rajamandala di Kabupaten Bandung Barat dan Pesona Prima...
 MI/Dwi Apriani

Merger Indosat-H3I Harus Jaga Kesetaraan  dan Kesehatan Industri Telekomunikasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 12:55 WIB
Saat ini tren di dunia sedang terjadi penataan pada spektrum frekuensi. Frekuensi dipandang sebagai sumber daya yang terbatas sehingga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya