Selasa 14 September 2021, 13:46 WIB

Asparindo Sebut 30% Pedagang Pasar Bangkrut karena Covid-19

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Asparindo Sebut 30% Pedagang Pasar Bangkrut karena Covid-19

Antara/Muhammad Adimaja.
Pedagang elektronik menunggu calon pembeli di jembatan penghubung Pasar Glodok, Jakarta.

 

ASOSIASI Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) menegaskan sebanyak 30% pedagang yang membuka kios di pasar telah menutup usahanya. Hal ini terjadi akibat dari dampak pandemi covid-19.

"Rata-rata kios yang masih bertahan itu untuk sektor sayuran, buah-buahan, sembako saja. Untuk elektronik, garmen itu sudah terlupakan," ungkap Ketua Umum Asparindo Joko Setiyanto dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Dengan Komisi VI DPR, Selasa (14/9).

Lebih lanjut, Joko mencontohkan kasus yang terjadi di Pasar Induk Tangerang. Dalam kondisi normal pasar tersebut mampu mendapatkan omzet Rp40 miliar per hari. Namun, akibat dari pandemi terjadi penuruan omzet sampai dengan 25%.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa saat ini para pedagang yang menyewa ruko terutama di sektor garmen dan elektronik mengalami kesulitan dalam membayar sewa. Bahkan, mereka dikatakan hanya mampu membayar setengah dari harga sewa karena kondisi pasar yang sepi.

"Jadi di era covid-19, sangat berat untuk pasar terutama di daerah. Dia sudah marketnya kecil dan online sudah digemari masyarakat. Anak muda kalau beli baju saja sudah bisa lewat online. Maka saya tidak tahu bagaimana merumuskan masa depan pasar nanti," tuturnya.

Joko menegaskan, untuk memperbaiki keadaan ini, pemerintah harus membantu Asparindo untuk mengedukasi para pedagang di pasar dalam menerapkan digitalisasi. Pasalnya, menurut dia, saat ini literasi digital untuk para pedagang di pasar masih minim.

"Tolong bantu kami untuk meliterasi terkait digital ini di pasar. Generasi ke depan itu semua pegangannya digital. Jadi kita harus mempercepat literasi digital. Tolong dilakukan pelatihan literasi digital untuk pedagang pasar di seluruh daerah di Indonesia," pungkas Joko. (OL-14)

Baca Juga

dok.ist

Kementan Atasi Permodalan Petani Milenial dengan TaniAKUR

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 21:50 WIB
MENTERI Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan terus mendorong pelaku usaha dan petani untuk meningkatkan produktivitas...
dok.kemetan

Tani AKUR, Solusi Kementan bagi Petani Milenial Raih Sukses

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 19:37 WIB
KEMENTERIAN Pertanian tiada henti mengajak para petani milenial RI untuk menekuni pertanian melalui berbagai kemudahan, program teranyar...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pengamat: Ciptakan Lapangan Pekerjaan Seluasnya untuk Atasi Garis Kemiskinan

👤Ficky Ramadhan 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan garis kemiskinan berdasarkan total pengeluaran bulanan dari setiap orang untuk memenuhi kebutuhan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya