Sabtu 11 September 2021, 23:23 WIB

Pemerintah Luncurkan Program Bantuan Tunai Untuk Membantu PKL dan Pemilik Warung

Widhoroso | Ekonomi
Pemerintah Luncurkan Program Bantuan Tunai Untuk Membantu PKL dan Pemilik Warung

ANTARA Fransisco Carolio
PKL dan pemilik warung akan mendapat bantuan tunai dari pemerintah.

 

PEMERINTAH meluncurkan program bantuan tunai senilai Rp1,2 triliun untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pemilik warung di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Program ini diharapkan dapat meringankan beban para PKL dan pemilik warung agar usaha mereka dapat berangsur pulih.

"Pemerintah meluncurkan program ini untuk membantu semua PKL dan pemilik warung yang usahanya terdampak pandemi. Pemerintah berharap bantuan ini bisa membantu mereka untuk dapat bertahan dan memulihkan usaha mereka," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Sabtu (11/2).

Johnny menambahkan, penyaluran perdana bantuan ini dilakukan di Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9). Penyaluran bantuan ini adalah bentuk upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi di tengah pemberlakukan PPKM.

Total bantuan senilai Rp1,2 triliun itu akan dibagikan kepada 1 juta PKL dan pemilik warung di wilayah PPKM. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1,2 juta yang diharapkan dapat membantu pengelolaan kas kas dan permodalan PKL dan pemilik warung di tengah pandemi.

"Kami selalu menegaskan bahwa pemerintah selalu berkomitmen untuk memprioritaskan keseimbangan ekonomi dan kesehatan masyarakat dalam pengendalian pandemi. Hal ini merupakan salah satu bukti negara hadir untuk melindungi setiap segmen kegiatan usaha masyarakat," kata Menkominfo.

Pemerintah, lanjutnya, memahami bahwa penerapan PPKM level 4 sangat berdampak pada aktivitas dunia usaha, khususnya segmen usaha kecil dan mikro. Banyak di antara harus tutup sementara dan melakukan berbagai langkah untuk bertahan hidup.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi mereka yang terdampak, sekaligus menjadi dukungan bagi kas ataupun modal usaha PKL dan warung agar berangsur pulih. "Bantuan ini merupakan dana hibah dan diberikan langsung dalam sekali pembayaran kepada PKL dan pemilik warung yang paling terdampak PPKM level 4 serta tidak memiliki dana cadangan yang cukup," ujarnya.

Menkominfo Johnny menambahkan bahwa Presiden Jokowi telah memutuskan memberi kewenangan kepada TNI dan Polri untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan ini secara langsung kepada PKL dan pemilik warung.

Para PKL dan pemilik warung akan terlebih dahulu mengikuti proses pendataan yang dilakukan oleh Babinsa ataupun Babinkamtibmas. Sebagai tanda bukti menerima bantuan, para pelaku usaha akan mengisi data seperti identitas diri, jenis dan lokasi usaha, serta dokumentasi foto yang memadai. (RO/OL-15)

Baca Juga

Ist

Merger Indosat-Hutchison 3 Indonesia Momentum Penataan Frekuensi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 19:50 WIB
Penguasaan frekuensi oleh negara, menurut Marwan Batubara, merupakan wujud bangsa Indonesia...
Antara/Fikri Yusuf

Dikeluhkan PHRI, Sandiaga Wacanakan Sertifikasi CHSE tidak Hanya Dikeluarkan Satu Lembaga 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 27 September 2021, 19:01 WIB
CHSE merupakan proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi dan produk pariwisata lainnya untuk menjaminan kepada...
Antara/Fikri Yusuf

PHRI Tolak Program Sertifikasi CHSE yang Digagas Sandiaga

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 27 September 2021, 18:48 WIB
Menurut Sutrisno, program CSHE ini tidak gratis. Artinya untuk mendapatkan sertifikasi CHSE pelaku industri hotel harus mengeluarkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Meretas Asa Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Potensi besar hanya akan tetap menjadi potensi bila tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya