Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong mahasiswa untuk dapat menciptakan peluang bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdigitalisasi.
Hal ini dikemukakan Menparekraf saat menjadi pembicara YES Goes to Campuss Universitas Indonesia secara virtual, Sabtu (21/8). Dia mengatakan kontribusi ekonomi kreatif Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) adalah yang terbesar ke-3 di dunia, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Oleh karena itu, Sandiaga mengajak para mahasiswa untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan menciptakan peluang bisnis UMKM.
"Saya ingin mengajak mahasiswa untuk ikut ke dalam gerbong dalam menciptakan bisnis dan UMKM yang terdigitalisasi," ujarnya dalam keterangannya.
Baca juga : Dari Jualan Keripik, Ricky Jadi Pengusaha, Motivator, dan Influencer
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan transformasi digital yang dilakukan oleh pelaku ekonomi kreatif dan UMKM dapat mencapai pasar dengan mudah dan efisien.
Lebih lanjut, dia menjelaskan semakin banyak anak muda yang berkecimpung di dunia wirausaha, akan semakin banyak pula produktivitas yang dihasilkan sehingga berdampak pula pada meningkatnya perkembangan ekonomi nasional.
"Ke depan anak-anak muda itu jangan lulus terus mencari kerja, mereka harus mulai memikirkan untuk menciptakan lapangan kerja. Bahwa 50 persen lebih dari lulusan universitas ingin membuka usaha sendiri," ujar Politikus Gerindra ini.
Sandiaga juga menjelaskan bahwa Kemenparekraf memiliki program pengembangan wirausaha dan dukungan dalam digitalisasi ekonomi kreatif, yang terdiri dari Bantuan Intensif Pemerintah (BIP), Bedah Desain Kemasan Kuliner Nusantara (BEDA'KAN), Kreatif dari Rumah, Bangga Buatan Indonesia, Game Prime, BEK-UP, Banper, akselerasi, dan sebagainya. (OL-7)
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Pelajari strategi pengiriman Ramadan agar lebih efisien. Simak tips untuk kelola lonjakan pesanan, kirim paket besar, hingga fitur COD Ongkir.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
JELANG Hari Raya Idulfitri, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Wirausaha menggelar pelatihan membuat kue kering Lebaran bagi para ibu rumah tangga.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Workshop Kuliner Olahan Emping Melinjo - Brownies Topping Emping & Emping Caramel.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved