Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
GAUNG pelatihan petani dan penyuluh tak hanya terdengar di Pulau Jawa, tetapi juga bergema hingga Papua. Kementerian Pertanian melalui UPT Pendidikan yang berada di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Polbangtan Manokwari memfasilitasi kegiatan pelatihan petani dan penyuluh gelombang 15 di wilayah Papua dan Papua Barat, Jumat (13/8).
Meski dilaksanakan secara virtual, terlihat antusiasme lebih dari 500 peserta yang berasal dari petani di Provinsi Papua, Papua Barat, dan bahkan dari Sabang sampai Merauke.
Dalam pelatihan, mereka diajak untuk memanfaatkan teknologi modern. Hal iti sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mengharapkan petani dan kelompok tani dapat menggarap sektor hulu hingga hilir mulai dari budi daya, hingga pascapanen pengolahan dan pemasaran.
Syahrul juga berpesan petani dan penyuluh untuk dapat memanfaatkan dan mengolah kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
"Alam Indonesia sangat melimpah dan harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kita semua,” ujar Mentan.
Terpisah, Kepala Badan Pengembangan dan Penyuluhan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, memaparkan kepada para peserta pelatihan terkait materi kesuburan tanah. Ia menyebut, kunci untuk meningkatkan daya saing adalah kompetisi produk Indonesia dan produk lain dengan produktivitas dan inovasi teknologi.
"Saat ini, yang paling berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas adalah varietas unggul dan pupuk berimbang,” ujar Dedi dalam keterangannya, Senin (16/8).
Sedangkan Kepala Subbidang Asuransi dan Lembaga Keuangan Kemenko Perekonomian, Hesti Wahyudi, membahas Program KUR Pertanian Tahun 2021 serta penyaluran serta penyusunan anggaran untuk KUR. Selanjutnya strategi pengajuan KUR oleh Edward Sipahutar, Supervisor Micro BRI Kanwil Jayapura.
Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta, menyatakan, apa pun program kementerian bidang SDM adalah kuncinya.
Untuk itu, mohon pelatihan petani dan penyuluh ini dalam rangka meningkatkan produktivitas khususnya di komunitas strategis kita," jelas Purwanta.
Melalui materi kebijakan pemupukan, lanjut dia, memberikan wawasan kepada peserta pelatihan, sebab menjadi salah satu hal yang disorot Presiden Jokowi. "Di tengah keterbatasan APBN kita, petani kita bisa mengakses KUR," harap Purwanta.
Kegiatan pelatihan gelombang 15 diwarnai dengan beberapa kuis berhadiah bagi peserta yang diberikan pihak Bank BRI, BNI, Mandiri, dan Polbangtang Manokwari. (RO/OL-09)
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, menyoroti masih maraknya tambang ilegal di Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Barat.
TNI mengerahkan sejumlah Helikopter Caracal untuk menjemput mereka beserta orang tuanya yang tinggal di pelosok, pedalaman hutan dan pegunungan yang sulit dijangkau.
Dengan meningkatnya kapasitas penyaluran kredit yang terjamin, peluang ekonomi masyarakat Papua pun terbuka lebih luas.
Selain MBG, Pemprov Papua Tengah juga mengimplementasikan pemberian Makanan Tambahan dan BLT untuk balita, Cek Kesehatan Gratis, pembentukan 1.045 koperasi desa.
KETUA Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempur Papua, Panji Agung Mangkunegoro menuding aparat kepolisian melakukan penganiayaan terhadap dirinya saat aksi di Bandara Sentani, Papua
Para peserta merupakan mahasiswa baru yang diterima melalui jalur kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi, Papua Selatan dan UNJ.
Ada 15 unit drone yang dapat digunakan untuk edukasi bagi petani, akademisi, hingga komunitas pertanian digital.
"Ini dilakukan sebagai komitmen dan kepedulian para ulama dalam ikut membantu petani, agar tembakau mereka terbeli dengan harga layak,"
Teknologi ini membantu petani mendiagnosis penyakit tanaman melalui analisis gambar dan memberikan rekomendasi agronomi yang tepat untuk mendorong praktik pertanian berkelanjutan.
Bupati Indramayu Lucky Hakim juga akrab dengan satwa liar melepas ribuan ekor ular ke sawah di Indramayu.
Moratorium selama tiga tahun akan menciptakan stabilitas ekosistem pertembakauan dan memberi ruang bagi petani serta pelaku industri agar tidak gulung tikar.
Peningkatan pengetahuan petani mengenai pengelolaan hama juga akan berdampak positif lebih luas, antara lain berkontribusi langsung pada peningkatan produksi pangan dalam negeri.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved