Rabu 11 Agustus 2021, 23:30 WIB

Hingga Juli, Kemenperin Sebut 5 Ribu Pekerja Industri Sudah Divaksinasi

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Hingga Juli, Kemenperin Sebut 5 Ribu Pekerja Industri Sudah Divaksinasi

MI.Ahmad Yakub
Vaksinasi Covid-19 terhadap pekerja industri

 

KEMENTERIAN Perindustrian mendorong percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri. Bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) pelaksanaan vaksinasi industri yang mulai dilakukan pada akhir Juli lalu. 

Sebanyak 5.000 pekerja industri dilaporkan telah mendapatkan vaksinasi. Program ini ditargetkan dapat menjangkau pekerja industri di Jawa dan Bali hingga Oktober 2021.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, vaksinasi bagi pekerja industri didahulukan. Dengan demikian, pekerja industri dapat terlindungi sekaligus mampu mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (Dirjen IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam dalam keterangannya, Rabu (11/8).

Contoh karyawan perusahaan industri yang sudah divaksinasi ialah PT. Surya Toto Indonesia Tbk. Dikatakan sudah 92% karyawan mendapat layanan kesehatan tersebut. 

“Yang belum menerima vaksin adalah karyawan yang memilki penyakit tertentu maupun berstatus penyintas. Kami menargetkan bisa mendekati 100%,” kata Presiden Direktur PT. Surya Toto Indonesia Tbk Hanafi Atmadiredja.

Baca juga : Mendag : Belum Divaksin, Masuk ke Mal Tunjukkan Tes PCR

Berikutnya ialah PT Adis Dimension Group, yang menyatakan sebesar 96,32% dari 10.060 karyawan telah mendapatkan vaksin dosis pertama. Adapun sisanya merupakan karyawan dengan kondisi tertentu dan berstatus penyintas.

“Pemberian vaksin dosis kedua telah diberikan terhadap 265 karyawan, dan tidak akan lama lagi akan dilaksanakan pada seluruh karyawan, sehingga target 100% karyawan tervaksinasi akan segera terealisasi,” tutur Presiden Direktur PT. Adis Dimension Footwear Margaret Vikta.

Khayam menambahkan, pemerintah juga mendukung pertumbuhan sektor IKFT tanah air melalui beberapa kebijakan, misalnya penurunan harga gas menjadi US$6 per MMBTU untuk tujuh sektor industri dan akan diperluas pada 13 sektor lainnya. Industri keramik yang juga memperoleh fasiltas harga gas tersebut saat ini utilisasinya mencapai 75%, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Kemenperin juga mendorong peningkatan kebutuhan produk industri keramik dengan mempertemukan asosiasi produsen dengan asosiasi industri perumahan. 

“Kami memfasilitasi kerja sama tersebut agar kedua pihak dapat bersinergi, menciptakan peluang pasar yang baru. (OL-7)

Baca Juga

Ilustrasi

Literasi Digital Jadikan Penjual dan Pembeli di Ranah Dsring Lebih Terlindungi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 20:00 WIB
Tak hanya itu, jika berjualan di lokapasar atau marketplace, penjual juga bisa memanfaatkan fitur chat untuk berkomunikasi dengan pembeli....
dok.Ist

Bank Mandiri Minta Titan Segera Selesaikan Kredit Macetnya

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 19:40 WIB
KREDIT macet PT Titan Infra Energy anak usaha dari Titan Group senilai USD 450 juta kepada sejumlah kreditur sindikasi belum juga menemukan...
ANTARA/Indrayadi TH

Penerimaan Pajak dari Pengungkapan Sukarela Capai Rp61,01 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 01 Juli 2022, 18:59 WIB
Sebanyak 247.918 wajib pajak (WP), baik orang pribadi maupun badan sudah mendaftarkan diri dalam program pengungkapan sukarela (PPS)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya