Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 yang memapar Indonesia sejak setahun silam telah meningkatkan kemiskinan dan pengangguran.
"Pandemi Covid-19 memiliki dampak besar terhadap ekonomi, kita dituntut kreatif dan inovatif untuk bangkit," ungkap Guntur Subagja Mahardika, Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI dalam Webinar Kewirausahaan yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Sinjai, Sulawesi Selatan, melalui daring, Kamis (22/7).
Dalam keterangan yang dikutip Jumat, (23/7), Guntur yang juga Ketua Umum Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indobesia (Intani) menyebut, di satu sisi pandemi mematikan sejumlah sektor usaha, namun di sisi lain banyak peluang usaha yang bisa ditangkap generasi muda.
Sektor di antaranya, sektor pangan dan pertanian, petermakan, perikanan, industri kreatif, perlengkapan kesehatan, logistik, dan digital.
Ia mengungkapkan tren kewirausahaan saat ini dan ke depan adalah kewirausahaan sosial (social entrepreneurship). Yaitu kegiatan ekonomi yang dikelola profesional, menghasilkan untung dan memberikan dampak sosial yang besar.
"Kewirausahaan sosial harus menghasilkan profit tapi memiliki dampak sosial besar serta berkelanjutan," kata Guntur.
Guntur menyebutkan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sangat mendorong tumbuhnya kewirausahaan. "Kewirausahaan merupakan salah satu kunci penentu keberhasilan pembangunan ekonomi," tuturnya.
Ia mejelaskan re-focusing tugas Wakil Presiden adalah pengentasan kemiskinan, pengembamgan UMKM, pengembangan industri halal dan keuangan syariah, reformasi birokrasi, dan pembangunan Papua.
Guntur yang juga Ketua Center fo Strategic Policy Studies (CSPS) mengungkapkan pertumbuhan kewirausahaan di Indonesia tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pada tahun 2014 baru 1,4%, tumbuh di tahun 2016 menjafi 3,1% dan pada 2019 mencapai 5%.
Di era teknologi digital, wirausaha muda dituntut mengoptimalkan digital dalam usahanya. "Pandemi Covid-19 telah mempercepat penerapan teknologi digital di semua sektor," ucap Guntur.
Pengusaha UMKM di Indonesia sebanyak 64 juta orang. Namun 97 persennya adalah usaha mikro yang menyerap tenaga kerja mencapai 107 juta orang.
Pemerintah melakukan berbagai upaya meminimalisir dampak pandemi, dengan berbagai kebijakan untuk menyelamatkan kesehatan dan ekonomi. (RO/OL-09)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved