Kamis 22 Juli 2021, 21:29 WIB

Pupuk Indonesia Berkomitmen Tindak Lanjuti Temuan BPK

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pupuk Indonesia Berkomitmen Tindak Lanjuti Temuan BPK

Dok PT Pupuk Indonesia
Ilustrasi

 

PT Pupuk Indonesia berkomitmen menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal tersebut dilakukan demi mempertahankan operasional dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik.

Sebagaimana diketahui, dari proses audit yang dilakukan, BPK menemukan adanya penyimpangan pada penetapan Harga Pokok Produksi (HPP). HPP ditetapkan terlalu tinggi karena ada biaya-biaya bukan komponen produksi yang dimasukkan sehingga tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01/Permentan/Sr.130/1/2012 Tentang Komponen Harga Pokok Penjualan Pupuk Bersubsidi untuk sektor pertanian.

Menanggapi temuan itu, SVP Komumikasi Korporat Pupuk Indonesia mengungkapkan pihaknya telah menindaklanjuti dan memperbaiki penghitungan HPP sesuai dengan hasil temuan BPK.

“Mengenai adanya temuan-temuan terkait HPP, itu telah ditindaklanjuti anak-anak perusahaan dan telah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dasar pemerintah membayar subsidi adalah hasil audit BPK, dan kami juga menerima pembayaran subsidi sesuai dengan audit tersebut," ujar Wijaya kepada Media Indonesia, Kamis (22/7).

Ia menambahkan setiap rekomendasi yang datang dari BPK ataupun institusi auditor eksternal lainnya merupakan masukan-masukan yang sangat penting untuk perbaikan perseroan di masa mendatang.

"Perseroan merasa sangat terbantu atas berbagai masukan yang diberikan. Kami berharap dapat terus melakukan perbaikan berkesinambungan sehingga berkontribusi positif kepada pendapatan negara serta menjadi perusahaan yang menjadi motor perekonomian dari hulu ke hilir dalam bisnis pupuk," tandasnya.

Di tengah pandemi dan kondisi ekonomi yang sulit, Pupuk Indonesia mampu mencatatkan kinerja operasional yang positif.

Dari sisi produksi, perseroan bisa menghasilkan 19,3 juta ton atau mencapai 118% dari target rencana kerja anggaran. (OL-8)

 

Baca Juga

Ist/Kementan

Tata Kelola Budi Daya yang Baik Hasilkan Pisang Kualitas Ekspor

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 15:56 WIB
Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementan, memiliki program Kampung Hortikultura yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya...
Ist/Bpjamsostek

BPJAMSOSTEK Dukung Perekonomian Nasional Melalui Kerja Sama Investasi dengan Pertamina Group

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 13:34 WIB
Kerja sama ini ditujukan untuk mensinergikan sumber daya yang dimiliki dalam melakukan kerja sama investasi khususnya melalui instrumen...
Ist/Dok.MI

Situasi Ekonomi pada PPKM Level 4 akan Lebih Berat

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 12:34 WIB
Ekonom Bhima Yudhistira mengatakan tekanan ekonomi pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 akan lebih...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya