Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KESUKSESAN bisa dimulai kapan saja dan oleh siapa pun. Hal itu lah yang dirasakan Iswan Febriyanto, seorang pakar dunia digital yang dulunya lama berkecimpung di dunia perbankan.
Iswan sebenarnya ingin sekali bergelut di dunia digital. Terlebih pemuda kelahiran Gorontalo 36 tahun lalu itu pernah mengenyam pendidikan di Institut Sains dan Teknologi Palapa, Malang, Jawa Timur.
Tapi, gelar sarjana komputer tidak langsung membawanya ke dunia digital seperti yang diidamkan. Justru kariernya dimulai dari dunia perbankan. Baru lah setelah beberapa kali berganti tempat kerja, Iswan memutuskan untuk mengejar mimpinya.
Dengan berbekal beberapa pendidikan nonformal berbasis digital, marketing serta advertising yang diikutinya, Iswan mulai mencoba untuk menekuni dunia digital.
Dan seperti ungkapannya, yang berhijrah dengan menemukan jalan pulang, Iswan akhirnya benar-benar menemukan jalan untuk kembali. Sebuah jalan yang menuntunnya ke arah yang telah diimpikannya sejak lama.
"Tapi, jalan tersebut tak lantas mulus. Karena di awal karier sebagai expert digital, saya banyak menemukan kendala. Di empat tahun pertama, saya memberanikan diri untuk mendirikan dua perusahaan sekaligus, yaitu Gamma Advertisa dan juga KlikDigital Indonesia," kata Iswan.
Baca juga: Menparekraf Dorong UMKM Gorontalo Cetak Peluang Pasar Digital
Gamma Advertisa merupakan sebuah perusahaan konsultan yang bergerak di bidang web dan apps developer dan juga digital advertising. Sementara KlikDigital Indonesia, bergerak dalam penyedia marketplace untuk produk-produk yang banyak direkomendasikan di masa kini.
Sekarang usaha dan perjuangannya mulai menampakkan hasil. Kedua perusahaan yang didirikan mulai memiliki client corporate dan juga ribuan member yang bukan hanya menjadi pengguna dari produk-produk digital yang dijualnya saja.
"Namun juga menjadi UMKM binaan melalui kedua perusahaan tersebut. Misalnya wbspro.co.id yang kini telah memiliki member sekitar 8.000 orang. Di mana semua member tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari pebisnis online, instansi, lembaga sosial, dan yang lainnya," terang Iswan.
Iswan yang memiliki akun @ifsaleh di Instagram, kini sering terlihat di beragai acara bisnis dan digital. Baik itu sebagai pakar maupun sebagai konsultan pebisnis online. Iswan juga selalu menyempatkan diri untuk membina ratusan hingga ribuan UMKM yang menjadi client corporate dan juga member dari kedua perusahaannya.
"Ratusan hingga ribuan UMKM tersebut dibina dan diberikan pengetahuan agar mampu bersaing di dalam dunia bisnis yang berbasis teknologi dan digital," kata Iswan.
Disamping itu, Iswan juga menyempatkan diri untuk menyelesaikan buku yang telah lama menjadi agenda utamanya. Buku yang diterbitkan bersama Dewa Eka Parayoga tersebut diberi tajuk Main Whatsapp, yang membahas mengenai seluk beluk tentang Whatsapp marketing yang sudah terjual hingga 4.000 kopi hanya dalam waktu 10 hari sejak peluncurannya. (R-3)
PELUANG Media Group menyelenggarakan ajang Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) yang menembus pasar internasional.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendorong peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
lnisiatif strategis ini akan memperluas akses broadband terjangkau dan andal bagi lebih dari 200.000 UKM mulai 1 Oktober 2025
Linknet menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Millenia Outsourcing Company di tanggal 1 Oktober 2025.
Teknologi chatbot seperti OCA AI Plus mampu dioptimalkan menjadi solusi-solusi yang bermanfaat
DIGITALISASI dan keberlanjutan di era globalisasi menjadi kesempatan dan tantangan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) saat ini.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved