Minggu 18 Juli 2021, 13:00 WIB

Mantan Banker Ini Dorong UMKM agar Go Digital

Budi Ernanto | Ekonomi
Mantan Banker Ini Dorong UMKM agar Go Digital

DOK IST
Iswan Febriyanto dalam sebuah acara diklat bersama pelaku UMKM.

 

KESUKSESAN bisa dimulai kapan saja dan oleh siapa pun. Hal itu lah yang dirasakan Iswan Febriyanto, seorang pakar dunia digital yang dulunya lama berkecimpung di dunia perbankan.

Iswan sebenarnya ingin sekali bergelut di dunia digital. Terlebih pemuda kelahiran Gorontalo 36 tahun lalu itu pernah mengenyam pendidikan di Institut Sains dan Teknologi Palapa, Malang, Jawa Timur.

Tapi, gelar sarjana komputer tidak langsung membawanya ke dunia digital seperti yang diidamkan. Justru kariernya dimulai dari dunia perbankan. Baru lah setelah beberapa kali berganti tempat kerja, Iswan memutuskan untuk mengejar mimpinya.

Dengan berbekal beberapa pendidikan nonformal berbasis digital, marketing serta advertising yang diikutinya, Iswan mulai mencoba untuk menekuni dunia digital.

Dan seperti ungkapannya, yang berhijrah dengan menemukan jalan pulang, Iswan akhirnya benar-benar menemukan jalan untuk kembali. Sebuah jalan yang menuntunnya ke arah yang telah diimpikannya sejak lama.

"Tapi, jalan tersebut tak lantas mulus. Karena di awal karier sebagai expert digital, saya banyak menemukan kendala. Di empat tahun pertama, saya memberanikan diri untuk mendirikan dua perusahaan sekaligus, yaitu Gamma Advertisa dan juga KlikDigital Indonesia," kata Iswan.

Baca juga: Menparekraf Dorong UMKM Gorontalo Cetak Peluang Pasar Digital

Gamma Advertisa merupakan sebuah perusahaan konsultan yang bergerak di bidang web dan apps developer dan juga digital advertising. Sementara KlikDigital Indonesia, bergerak dalam penyedia marketplace untuk produk-produk yang banyak direkomendasikan di masa kini.

Sekarang usaha dan perjuangannya mulai menampakkan hasil. Kedua perusahaan yang didirikan mulai memiliki client corporate dan juga ribuan member yang bukan hanya menjadi pengguna dari produk-produk digital yang dijualnya saja.

"Namun juga menjadi UMKM binaan melalui kedua perusahaan tersebut. Misalnya wbspro.co.id yang kini telah memiliki member sekitar 8.000 orang. Di mana semua member tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari pebisnis online, instansi, lembaga sosial, dan yang lainnya," terang Iswan.

Iswan yang memiliki akun @ifsaleh di Instagram, kini sering terlihat di beragai acara bisnis dan digital. Baik itu sebagai pakar maupun sebagai konsultan pebisnis online. Iswan juga selalu menyempatkan diri untuk membina ratusan hingga ribuan UMKM yang menjadi client corporate dan juga member dari kedua perusahaannya.

"Ratusan hingga ribuan UMKM tersebut dibina dan diberikan pengetahuan agar mampu bersaing di dalam dunia bisnis yang berbasis teknologi dan digital," kata Iswan.

Disamping itu, Iswan juga menyempatkan diri untuk menyelesaikan buku yang telah lama menjadi agenda utamanya. Buku yang diterbitkan bersama Dewa Eka Parayoga tersebut diberi tajuk Main Whatsapp, yang membahas mengenai seluk beluk tentang Whatsapp marketing yang sudah terjual hingga 4.000 kopi hanya dalam waktu 10 hari sejak peluncurannya. (R-3)

Baca Juga

Tokko Semesta

Ridwan Kamil Resmikan Platform Khusus UMKM Tokko

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 September 2021, 20:46 WIB
Tokko Semesta (tokko.co.id) merupakan sebuah platform digital yang dirancang untuk sepenuhnya mendukung aktivitas para pelaku UMKM dalam...
Dok.Semen Indonesia

Semen Indonesia Kembali Raih Predikat Outstanding Company dari Asiamoney

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 September 2021, 19:46 WIB
Penghargaan ini merupakan motivasi sekaligus semangat bagi SMGR untuk terus mendorong kinerja...
Ist/Kementan

BPP Lampung Raih Juara Realisasi Anggaran Berbasis Kinerja

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 September 2021, 19:32 WIB
Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung berhasil meraih juara II untuk kategori realisasi serapan anggaran di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya