Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MASKAPAI nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengalami kerugian sebesar US$2,5 miliar atau Rp36,2 triliun pada tahun lalu akibat pandemi. Hal itu disampaikan Garuda dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Sabtu (17/7).
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020, Garuda membukukan pendapatan sebesar US$1,49 miliar. Angka tersebut merosot tajam dibanding sebelum terdampak pandemi atau pada 2019 yang mencetak pendapatan US$4,57 miliar.
"Grup mengalami kerugian sebesar US$2,5 miliar untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan pada 31 Desember 2020 liabilitas jangka pendek grup melebihi aset lancarnya sejumlah US$3,8 miliar," tulis laporan Garuda.
Garuda juga mengaku mengalami defisiensi ekuitas sebesar US$1,94 miliar di 2020. Perusahaan pelat merah itu mengungkapkan, kondisi keuangan yang memburuk terutama ganasnya pandemi covid-19 yang diikuti denganpembatasan perjalanan sehingga menyebabkan penurunan perjalanan udara yang signifikan.
Garuda mengaku mengoptimalisasi pendapatan dari penumpang rute domestik dan internasional melalui optimalisasi produksi serta strategi dynamic pricing. Lalu, akan meningkatkan penerbangan kargo berjadwal, menutup rute-rute yang tidak menghasilkan profit dan lainnya.
Seperti diketahui, kondisi finansial Garuda terpuruk dengan adanya utang mencapai Rp70 triliun dan bertambah Rp1 triliun setiap bulannya. Selain itu, perusahaan pelat merah itu merestrukturisasi bisnis dengan memangkas jumlah armada pesawat yang dioperasikan.
Dari 142 armada menjadi 53 armada. Usut punya usut masalah masa lalu yang menggurita berimbas pada utang segunung Garuda, yakni harga sewa pesawat yang dipatok lessor tercatat paling tinggi di dunia, dengan mencapai 60%, sehingga membebani keuangan perseroan. (Ins/OL-09)
Kuasa hukum Kerry Riza mempertanyakan tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru untuk mengelola lahan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
DI tengah melimpahnya sumber daya alam Kalimantan Timur, ironi justru mencuat dari wajah sosial masyarakatnya.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menolak rencana pemerintah untuk mengalihkan pengelolaan izin 28 perusahaan yang dicabut ke badan usaha milik negara (BUMN).
Disertasi yang dipertahankan Fathudin dalam meraih gelar Doktor Ilmu Hukum tidak sekadar berkontribusi pada pengembangan teori hukum administrasi negara.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved