Kamis 08 Juli 2021, 15:25 WIB

NasDem Minta Pemerintah Beri Insentif untuk UMKM

Cahya Mulyana | Ekonomi
NasDem Minta Pemerintah Beri Insentif untuk UMKM

MI/SUSANTO
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai NasDem Willy Aditya

 

FRAKSI NasDem DPR RI meminta pemerintah memberikan insentif kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar mereka bisa bertahan. Permintaan ini dilatarbelakangi fakt bahwa pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang sistem kesehatan, tapi juga hampir melumpuhkan aktivitas perekonomian.

Pandemi covid-19 yang disertai pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali, membuat ruang gerak UMKM bertambah sulit. Agar tidak berdampak lebih buruk lagi, pemerintah perlu memberi insentif kepada para pelaku UMKM,” kata anggota Komisi XI DPR Willy Aditya melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (8/7)

Pandemi covid-19 membuat para pelaku UMKM mengalami tekanan berat sebagai akibat pembatasan sosial dan modal kerja yang tidak termanfaatkan secara maksimal. Dampak selanjutnya yang makin menyulitkan UMKM adalah terjadinya modal kerja yang menganggur.

Willy mengapresiasi inisiatif pemerintah untuk melindungi, sekaligus mengembangkan UMKM. Inisiatif dimaksud antara lain memasukkan UMKM ke dalam sistem daring. Namun, harus pula diakui tidak mudah mengubah pola kerja UMKM yang terbiasa luring menjadi daring.

Di samping itu, wakil ketua Fraksi NasDem DPR ini juga mengharapkan bantuan dari Kementerian Koperasi dan UMKM yang sedang berjalan tidak terhenti setelah pemberlakuan PPKM berakhir, tapi berlanjut selama pandemi.

“Tidak sedikit UMKM yang kelasnya rumahan itu, sudah terjerat dengan pinjaman yang berbunga besar,” ungkapnya.

Willy menyoroti permodalan UMKM yang perlu mendapat perhatian khusus, walau para pelaku UMKM sudah punya akses ke perbankan. Namun hal ini saja belum memadai.

Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perlu membuat skema relaksasi kredit, penghapusan bunga, dan skema durasi pengembalian pinjaman yang diperpanjang. Kebijakan ini untuk memberi kesempatan bagi UMKM agar bisa bergerak dan memperoleh penghasilan, sebelum tiba kewajiban mengembalikan pinjaman.

"Kita ingin UMKM ini kembali sehat dan menjadikan pandemi Covid-19 yang sedang kita hadapi sebagai sumber pembelajaran untuk menghadapi situasi baru ke depannya. Dorongan pasar digital perlu terus dipenetrasikan kepada para pelaku UMKM," tutupnya. (P-2)

Baca Juga

Antara

Tanpa Insentif, Pembelian Mobil akan Tetap Tinggi

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:32 WIB
Tingkat pembelian mobil baru di Indonesia akan tetap tinggi di 2022 meski tanpa insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah...
Antara

Industri Hulu Migas Setor Rp203 T ke Negara

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:23 WIB
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berhasil mengumpulkan total pendapatan atau revenue...
Dok Sujud

Produk Sajadah Asli Indonesia ini Disambut Baik Luar Negeri

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 19:45 WIB
Tidak ingin menyerah di kala pandemi, dua anak muda dari Yogyakarta ini memutuskan banting stir untuk memproduksi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya