Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada penutupan perdagangan Senin (21/6) ini. IHSG terpantau turun 0,18% atau 10,86 poin ke level 5.996,24.
Sebenarnya, IHSG nyaris ditutup di zona hijau, setelah sempat masuk ke level 6.021. Namun, pada waktu penutupan perdagangan, IHSG harus kembali ke zona merah.
Baca juga: Menkeu: Hingga Mei 2021, Defisit APBN Capai Rp219 Triliun
Pada penutupan perdagangan hari ini, terdapat 177 saham menguat, 345 saham melemah dan 117 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp13,3 triliun dari 19,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun Indeks LQ45 turun 4,22 poin atau 0,49% ke level 858,93. Lalu, indeks JII naik 2,14 poin atau 0,39% ke level 550,66 dan indeks IDX30 turun 2,60 poin atau 0,56% ke level 458,36.
Baca juga: Industri Pengolahan Dominasi Kinerja Ekspor Nasional
Sementara itu, saham yang masuk top gainers, yaitu PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) naik Rp255 atau 25,00% ke Rp1.275. Kemudian, saham PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) naik Rp90 atau 25,00% ke Rp450 dan saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) naik Rp470 atau 25,00 persen ke Rp2.350.
Untuk saham yang masuk top losers, seperti PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) turun Rp10 atau 6,45% ke Rp145. Berikut, saham PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) turun Rp3 atau 5,26% ke Rp54 dan saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) turun Rp7 atau 4,43% ke Rp151.(OL-11)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved