Rabu 16 Juni 2021, 20:12 WIB

Mendag: RI Komitmen Tingkatkan Nilai Tambah Sektor Pertambangan

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Mendag: RI Komitmen Tingkatkan Nilai Tambah Sektor Pertambangan

Ist
Pertambangan

 

MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan komitmen Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertambangan. Komitmen itu disampaikan saat bertemu dengan anggota United States-Asia Pacific Economic Cooperation (US-APEC) Business Coalition secara virtual.

Pertemuan tersebut dibuka oleh Ketua, sekaligus Presiden dan CEO US-APEC Business Coalition Alexander Feldman, serta dihadiri 33 anggota US-APEC Business Coalition.

Sementara itu, Mendag Lutfi didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono, Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional Farid Amir, dan Atase Perdagangan Washington Wijayanto.

“Sejumlah isu strategis untuk meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satunya, komitmen Indonesia dalam meningkatkan nilai tambah komoditas ekspor di sektor pertambangan, seperti produk baterai untuk kendaraan elektrik,” ujar Mendag Lutfi.

Hal lain yang dibahas pada pertemuan tersebut, yaitu berbagai isu prioritas dalam agenda Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) ke-18 yang rencananya berlangsung pada Agustus 2021. Lutfi dan US APEC Business Coalition juga membahas pendistribusian vaksin dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Baca juga : BI Diprediksi Masih Tahan Suku Bunga Acuan

“Kami memandang penting kerja sama dalam pendistribusian vaksin karena dapat mempercepat pertumbuhan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” imbuh Lutfi.

Menurut Lutfi, AS merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia, begitu pula Indonesia bagi AS. Nilai perdagangan Indonesia-AS pada periode Januari-April 2021 tercatat sebesar US$10,87 miliar.

Ekspor Indonesia ke AS tercatat sebesar US$7,63 miliar. Impor Indonesia dari AS tercatat sebesar US$3,23 miliar. Sementara pada 2020, nilai total perdagangan Indonesia-AS tercatat sebesar US$8,98 miliar.

Ekspor Indonesia ke AS pada periode yang sama tercatat sebesar US$6,12 miliar. Sedangkan, impor Indonesia dari AS sebesar US$2,85 miliar.

Selain itu, AS merupakan 10 besar investor Indonesia. Nilai investasi AS ke Indonesia pada 2020 tercatat sebesar US$480,1 juta. (OL-2)

 

Baca Juga

XL Axiata

XL Axiata bakal Akuisisi 66% Saham Link Net

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 23:58 WIB
Hal ini ditandai lewat penandatanganan kesepakatan tidak mengikat XL Axiata dengan pemegang saham mayoritas Link...
Dok MI

Serapan Anggaran Daerah Rendah karena Pemda Incar Bunga Bank

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 23:12 WIB
Imbal hasil, atau bunga yang diterima pemerintah daerah dari perbankan, kata Amir, masuk ke dalam...
Antara

Tol Listrik Sepanjang 864 Km Resmi Beroperasi di Flores

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 18:38 WIB
Dia menurturkan, kehadiran tol listrik tersebut bisa memperkuat keandalan listrik dan peningkatan rasio elektrifikasi di wilayah Indonesia...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya