Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, percepatan vaksinasi merupakan kunci utama penanganan pandemi covid-19. Apalagi pascalibur Hari Raya Idulfitri terjadi tren peningkatan kasus aktif di beberapa wilayah di Indonesia.
“Jadi kita berharap di Juli nanti, angka 1 juta (vaksinasi) per hari bisa dilakukan karena memang tidak ada lain untuk penanganan covid ini adalah percepatan vaksinasi,” tuturnya dalam webinar Nasional Seri II: Kebijakan Pemerintah, Peluang, Tantangan, dan Kepemimpinan di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19, Selasa (15/6).
Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menambahkan, target 1 juta vaksinasi per hari akan dibagi ke dalam dua cara, yakni melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan di tiap wilayah, serta melalui keterlibatan TNI/Polri.
Vaksinasi yang dilakukan Kemenkes-Dinkes akan dilakukan sebanyak 600 ribu vaksinasi per hari. Sedangkan TNI/Polri akan melakukan 400 ribu vaksinasi per hari. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk mempercepat vaksinasi dengan penyuntikkan harian hingga 1 juta dosis.
Adapun saat ini Indonesia telah melakukan penyuntikkan vaksin hingga 31 juta dosis. Percepatan vaksinasi diharapkan mampu memenuhi target kekebalan komunal (herd immunity) di awal 2022.
Percepatan vaksinasi juga akan dibarengi dengan implementasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di 34 provinsi. PPKM kali ini, imbuh Airlangga, akan diperketat di wilayah yang masuk ke dalam zona merah.
“Di zona merah itu pendidikan kembali dilakukan secara daring, kegiatan-kegiatan peribadatan dilakukan di rumah masing-masing. Kenaikan covid di Bangkalan dan Kudus itu dari kegiatan pascaIdulfitri, silaturahmi, halal biL halal, kemudian kegiatan kendurian, khusus di Kudus ada kegiatan keagamaan yang terkait dengan ziarah ke makam sunan Kudus,” terang Airlangga.
Adapun kasus aktif Indonesia saat ini berada di level 6%, lebih baik dari posisi global yang sebesar 6,9%. Sedangkan tingkat kesembuhan Indonesia terjadi penurunan pascalibur Hari Raya Idulfitri dari 95% menjadi 91,2%, mendekati posisi global yang berada di level 91%.
“Ini adalah tantangan yang harus kita lihat ke depan, bahwa covid itu adalah real. Kita tidak menghendaki adanya second wave, namun kita juga harus tetap menggunakan protokol, menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan. Karena tingkat kepatuhan di beberapa wilayah termasuk Jabar, DKI turun ke 60%. Ini menjadi tantangan,” pungkas Airlangga. (E-3)
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved