Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyaksikan pengapalan lifting ke-700 minyak mentah Blok Cepu kargo bagian Pemerintah dan Badan Kerja Sama Participating Interest (BKS PI) Blok Cepu kepada Pertamina di Tuban, Jawa Timur, Rabu (9/6).
Pengapalan lifting ke-700 dari Blok Cepu ini dianggap Arifin sebagai milestonebagi ketahanan energi Indonesia serta memberikan harapan bahwa potensi hulu migas Indonesia masih menjanjikan.
"Kita berharap kemampuan ini bisa terus dikembangkan untuk bisa mengoptimalkan produksi minyak dan gas di Indonesia. Produksi minyak dari 160 ribu barel per hari pada 2016, sekarang sudah bisa mencapai lebih dari 200 ribu barel per hari," ujar Arifin dalam keterangan resminya, Rabu (9/6).
Di samping itu, Arifin mengapresiasi ExxonMobil Cepu Ltd yang dikatakan berupaya menemukan cadangan minyak mentah, dari mulai 450 juta barel sampai bisa mengidentifikasi sumber yang 940 juta barel.
"Kita terus bekerjasama bahu membahu saling berbagi pengetahuan untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal demi kesejahteraan masyarakat Indonesia," ucap Menteri ESDM.
Baca juga : PGN dan Rekind Teken Dokumen Penyaluran Gas
Produksi minyak di Lapangan Banyu Urip yang mencapai 210 ribu barel per hari (mbopd) pada 2020 atau sekitar 30% produksi minyak nasional, dikatakan ESDM menjadi produsen minyak nasional terbesar di Indonesia. Blok Cepu akan menyumbangkan pendapatan kepada negara sekitar US$45 Miliar di harga minyak sekitar US$70 per barrel selama jangka waktu Kontrak Kerja Sama (KSK).
Berdasarkan penilaian teknis disebutkan, cadangan minyak Lapangan Banyu Urip telah meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 940 juta barel minyak dari 450 juta barel minyak saat final investment decision (FID).
Namun demikian, tingkat produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip itu kini dilaporkan sudah menurun secara alamiah.
"Realisasi cadangan dan produksi Blok Cepu ini membuka kenyataan bahwa potensi cadangan migas di Indonesia masih menjanjikan. Saat ini SKK Migas terus mengawal ExxonMobil bersama para mitra Blok Cepu untuk mendiskusikan berbagai inisiatif untuk mengelola penurunan produksi yang mulai terjadi," tandas Dwi. (OL-7)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Anggota Komisi VI DPR Sartono Hutomo menilai berbagai upaya Pertamina menunjukkan komitmen kuat BUMN tersebut dalam meningkatkan produksi nasional, sebagaimana arahan pemerintah.
Blok Cepu, lapangan migas yang dikelola ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Pertamin, memiliki posisi strategis sebagai tulang punggung produksi minyak nasional.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan peningkatan produksi minyak sebesar 30.000 barel per hari di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu,
Kegiatan pemboran sumur merupakan pemboran sumur pertama dalam kegiatan pemboran Banyu Urip Infill Clastic di Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur.
Kunjungan DWP Ditjen Migas ke Cepu ini adalah meninjau kegiatan yang dilakukan Dharma Wanita Persatuan (DWP) di lingkungan Kementerian ESDM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved