Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH lebih dari dua pekan, harga emas bangkit dari level terendah pada akhir perdagangan. Di lain sisi, data penggajian (payrolls) nonpertanian Amerika Serikat (AS) tidak naik sebanyak proyeksi awal.
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman periode Agustus di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$18,7 atau 1%, kemudian ditutup pada US$1.892 per ounce. Sehari sebelumnya, atau Kamis waktu setempat, harga emas berjangka anjlok US$36,6 dolar atau 1,92% menjadi US$ 1.873,30.
Dalam seminggu terakhir, harga emas anjlok sekitar 0,7%. “Kami melihat reli moderat setelah data ketenagakerjaan nonpertanian meleset, atau lebih rendah dari proyeksi awal yang jauh lebih besar,” tutur analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff.
Baca juga: Biden Perluas Daftar Hitam Perusahaan Tiongkok
"Rebound yang kita lihat hari ini membuat tren naik pada grafik harian, namun tetap hidup di pasar emas. Hal itu mendorong kenaikan," imbuh Wyckoff.
Data ketenagakerjaan nonpertanian AS meningkat 559.000 pada bulan lalu. Itu dibandingkan perkiraan 650.000 dalam jajak pendapat. Sementara itu, permintaan baru untuk barang produksi AS turun lebih besar dari yang diperkirakan pada April.
Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa otoritas AS hanya menambahkan 559.000 pekerjaan pada Mei, atau lebih rendah dari yang diharapkan. Adapun tingkat pengangguran turun ke titik terendah pada pandemi covid-19, yakni 5,8% pada Mei dari sebelumnya 6,1% pada April.
Baca juga: Harga Emas Menuju Level Psikologis Baru
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama global, turun dari level tertinggi dalam tiga minggu. Kondisi itu membuat emas lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain. Sementara, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan, terpantau bergerak lebih rendah.
“Apa yang kami lihat dalam pergerakan emas adalah ekspektasi inflasi. Itu sebagian didasarkan pada data ekonomi yang lebih kuat. Seperti, pertumbuhan lapangan kerja yang lebih tinggi, pemulihan ekonomi AS dan sebagian wilayah Eropa, serta Tiongkok,” papar Managing Partner CPM Group Jeffrey Christian.(Ant/OL-11)
Harga emas Antam hari ini, Rabu 11 Februari 2026, merosot ke Rp2.947.000 per gram. Simak daftar harga lengkap dan analisis penyebab penurunan harga di sini.
Update harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Rabu 11 Februari 2026. Emas UBS tembus Rp3 juta per gram, simak rincian lengkapnya di sini.
Harga emas Antam hari ini Selasa 10 Februari 2026 melonjak Rp14.000 menjadi Rp2.954.000 per gram. Simak rincian harga buyback dan pecahan lengkap di sini.
Harga emas UBS hari ini di Pegadaian tembus Rp2.993.000 per gram. Simak rincian harga emas Galeri 24 dan Antam terbaru Selasa 10 Februari 2026.
Sejumlah institusi keuangan global telah menaikkan proyeksi harga emas untuk 2026.
Harga emas Antam hari ini, Senin 9 Februari 2026, melonjak Rp20.000 menjadi Rp2.940.000 per gram. Simak rincian harga buyback dan daftar harga batangan terbaru.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved