Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026, Arsjad Rasjid menegaskan dukungannya untuk menguatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.
Melalui semangat kolaborasi yang diusungnya, selain mengajak para pelaku UMKM untuk terus menjaga optimisme di tengah pandemi Covid-19, Arsjad juga terus mendorong UMKM untuk bisa bangkit kembali.
"Indonesia dapat bertahan karena dorongan ekonomi yang kuat dari sektor UMKM. Kita bisa mendorong adaptasi kewirausahaan melalui kompetensi, teknologi serta kolaborasi," kata Arsjad dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/6).
Sebagai wujud dukungannya, Arsjad akan menguatkan UMKM melalui berbagai langkah. Mulai membangun kewirausahaan dan kompetensi UMKM, mendirikan Innovation Hub atau Warung Inovasi, mendorong vocational training, mengembangkan ekosistem kewirausahaan sosial serta mengakselerasi transformasi digital.
"Kadin harus menjadi katalisator pertumbuhan UMKM. Melalui semangat inklusif dan kolaboratif, Kadin bisa membantu melahirkan pengusaha-pengusaha UMKM baru, termasuk menguatkannya dengan membangun kompetensi di era digital ini," lanjut Arsjad.
Mengusung semangat inklusif dan kolaboratif, Arsjad Rasjid yang saat ini menjadi Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, berkomitmen akan mengembangkan Kadin sebagai rumah bersama bagi para anggotanya. Ke depan, sebagai organisasi besar yang menaungi pelaku usaha dan industri di Tanah Air, Arsjad ingin Kadin bisa menjadi rumah untuk tumbuh bersama, baik bagi pengusaha skala besar, menengah, kecil hingga mikro.
Sementara itu, Ketua Umum Serikat UMKM Nusantara Sanusi mengungkapkan, Arsjad Rasjid merupakan sosok pengusaha sukses yang selama ini memberikan dukungan konkret kepada para pelaku UMKM. Selain memberikan dukungan melalui penguatan kompetensi usaha, Arsjad juga memberikan bantuan modal bagi UMKM.
Komitmen Arsjad, dinilai Sanusi, mampu menjadi penguat sektor UMKM untuk bertahan dan kembali bangkit di tengah pandemi.
"Arsjad Rasjid merupakan figur pengusaha nasional yang mampu merangkul pelaku usaha UMKM secara inklusif. Selain sukses mengembagkan usaha dalam skala nasional, Arsjad Rasjid juga membantu mengembangkan wirausaha sosial dan pemula, khususnya UMKM,” terang Sanusi.(RO/OL-13)
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai aturan pengupahan berpotensi memberikan tekanan terhadap pertumbuhan sektor industri manufaktur.
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Kampus didorong untuk menggeser orientasi dari sekadar mencetak pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
Kadin Kota Tasikmalaya berkomitmen mengambil peran aktif sebagai fasilitator antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan mitra nasional
Ketiganya menegaskan bahwa perdamaian bukan urusan para rohaniwan semata, bukan pula monopoli politisi atau pebisnis, melainkan kerja bersama.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, Minggu (25/5). Kunjungan itu dinilai menjadi peluang strategis dalam mempererat.
TIM panahan Indonesia bersiap mengikuti kejuaraan dunia Hyundai World Archery di Auburndale, Florida, Amerika Serikat.
Indonesia Economic Summit (IES) 2025 diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengubah gagasan menjadi langkah konkret.
Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah juga membuka peluang bagi swasta untuk berkontribusi lebih besar pada perekonomian.
Lebih dari 1.000 pemimpin bisnis akan berpartisipasi di IES 2025. Partisipan IES 2025 berasal dari berbagai negara dengan 48 kebangsaan yang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved