Minggu 30 Mei 2021, 16:24 WIB

MUI: Posisi Komisaris BUMN Kental Nuansa Balas Budi

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
MUI: Posisi Komisaris BUMN Kental Nuansa Balas Budi

MI/ Ramdani
Abdee Slank

 

WAKIL Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas berpendapat penunjukan pejabat direksi hingga komisaris di perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kental dengan nuansa balas budi ketimbang kompetisi.

Seperti diketahui, belakangan ini Menteri BUMN Erick Thohir kerap beberapa kali merombak jabatan komisaris dan direksi perusahaan pelat merah. Yang teranyar ialah pergantian jajaran komisari PT Telkom dan PT Jasa Marga beberapa hari lalu.

"Kami lihat akhir-akhir ini banyak pimpinan dari BUMN yang tidak mumpuni. Penunjukannya terkesan lebih banyak bernuansa sebagai balas budi karena yang bersangkutan telah berkontribusi di dalam Pilpres (2019) atau pemilu yang lalu," ungkapnya dalam keterangan yang diterima, Minggu (30/5).

Anwar menegaskan seharusnya komisaris perusahaan BUMN harus diduduki oleh orang yang kredibel dan kompeten sesuai bidangnya. Hal ini menurutnya agar mendorong perusahaan-perusahaan BUMN bisa meningkatkan kualitasnya kedepan.

"Kalau kita ingin usaha-usaha milik negara atau BUMN itu maju, maka pemerintah tidak boleh menyerahkan pengurusannya kepada orang yang tidak memiliki pengetahuan dan kompetensi serta pengalaman dan kredibilitas yang mumpuni," jelasnya.

MUI pun mendorong pemerintah, khususnya kepada Erick agar menempatkan posisi komisaris perusahaan pelat dengan keputusan yang tepat atau bukan embel-embel sebagai utang balas budi ke pihak pendukung pemerintah.

"Kami berharap pemerintah terutama kepada BUMN agar benar-benar rasional dalam menempatkan orang-orang yang tepat di tempatnya. Kalau hal seperti itu tidak bisa kita hadirkan, maka kita harus bersiap-siap sajalah untuk mendengar berita dan kabar buruk dari perusahaan BUMN tersebut," pungkasnya.

Belakangan ini, nama Abdee Negara Nurdin atau lebih dikenal dengan sapaan Abdee Slank menjadi sorotan publik karena masuk dalam jajaran komisari baru PT Telkom. Hal itu berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom yang digelar di Jakarta, Jumat (28/5).

Sebelumnya juga, Erick mengangkat Kristia Budiyarto atau Kang Dede sebagai Komisaris Pelni (komisaris independen) pada November 2020 lalu. Saat Pilpres 2019 lalu, Kang Dede diketahui mengorganisasi Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf untuk media sosial (medsos) atau berperan sebagai influencer juga. (OL-8)

 

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

Pos Indonesia Buka 7.700 PosAja Drop Point di Seluruh Indonesia

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 23:25 WIB
Pembukaan PosAja Drop Point di Surabaya, juga menandai dibukanya layanan PosAja Drop Point secara serentak di...
Antara

PLN Hadirkan Listrik Premium di Kawasan El Tari Ende NTT di Hari Kemerdekaan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 22:32 WIB
Saat ini total daya mampu di sistem Flores mencapai 93,3 Megawatt (MW), dengan beban puncak tertinggi mencapai 77,25...
Dok MI

Transformasi Bisnis Perkuat PLN Hadapi Tantangan Global

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 22:01 WIB
Erick mengatakan PLN mampu mengurangi utang, bahkan saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya