Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dianugerahi kekayaan alam yang melimpah dan tiap jengkal tanahnya dapat dioptimalkan untuk kebutuhan pangan. Oleh karena itu, diversifikasi pangan merupakan hal penting untuk dilakukan.
Pangan tidak hanya menyangkut beras, seperti yang selama ini kerap diributkan. Komoditas lain seperti jagung, kentang, ubi dan singkong, juga merupakan pangan pokok yang dapat dikonsumsi masyarakat.
"Sekarang kita melihat pangan ini hanya dari satu sisi saja, yaitu beras," ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam Indonesia Food Summit 2021 yang digelar oleh Media Group News, Selasa (25/5).
Baca juga: Stok Beras Melimpah, Dirut Bulog: Tidak Perlu Impor Beras
"Padahal, pangan itu banyak sekali. Seperti, jagung, ubi, singkong dan kentang. Sekarang menjadi budaya kalau belum makan beras, ya belum makan. Itu masalah. Kita sebenarnya jangan ketergantungan dengan beras" imbuh Buwas, sapaan akrabnya.
Sejatinya, lanjut dia, Bulog memiliki fungsi tiga pilar, yakni menjaga ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan dan stabilisasi harga. Artinya, perseroan harus memonitor dinamika di lapangan guna memastikan terwujudnya tiga pilar.
"Segala yang bisa kita lakukan, ya kita lakukan, agar tiga pilar bisa terjadi. Kalau saya lihat data BPS, sebenarnya kita sudah cukup, bahkan surplus. Hanya bagaimana mengaturnya, bagaimana petani ini tidak terus saat panen harganya jatuh. Di kala tidak panen, harganya melambung. Ini harus diatur," jelasnya.
Baca juga: Ada Silpa Rp254 Triliun, Kemenkeu: Kas Pemerintah Aman
Munculnya polemik dan permasalahan soal pangan di Tanah Air cenderung disebabkan pemain di lapangan. Padahal, lanjut Budi, jika berkaca dari negara maju yang mengatur segala urusan tentang pangan, persoalan musiman tidak akan terjadi.
"Di negara-negara kuat, pangan itu diatur oleh negara. Jadi, tidak seperti (Indonesia) hari ini yang tidak dikuasai negara. Justru dimainkan oleh kelompok tertentu yang bisa mengatur pangan," tukas Buwas.
Dia memastikan pihaknya siap menjalankan penugasan yang diberikan negara. Optimalisais peran Bulog diharapkan mengikis peluang masuknya orang atau kelompok yang kerap mengganggu pangan nasional.(OL-11)
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia terus menjadi perbincangan publik hingga di awal 2026.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved