Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dianugerahi kekayaan alam yang melimpah dan tiap jengkal tanahnya dapat dioptimalkan untuk kebutuhan pangan. Oleh karena itu, diversifikasi pangan merupakan hal penting untuk dilakukan.
Pangan tidak hanya menyangkut beras, seperti yang selama ini kerap diributkan. Komoditas lain seperti jagung, kentang, ubi dan singkong, juga merupakan pangan pokok yang dapat dikonsumsi masyarakat.
"Sekarang kita melihat pangan ini hanya dari satu sisi saja, yaitu beras," ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam Indonesia Food Summit 2021 yang digelar oleh Media Group News, Selasa (25/5).
Baca juga: Stok Beras Melimpah, Dirut Bulog: Tidak Perlu Impor Beras
"Padahal, pangan itu banyak sekali. Seperti, jagung, ubi, singkong dan kentang. Sekarang menjadi budaya kalau belum makan beras, ya belum makan. Itu masalah. Kita sebenarnya jangan ketergantungan dengan beras" imbuh Buwas, sapaan akrabnya.
Sejatinya, lanjut dia, Bulog memiliki fungsi tiga pilar, yakni menjaga ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan dan stabilisasi harga. Artinya, perseroan harus memonitor dinamika di lapangan guna memastikan terwujudnya tiga pilar.
"Segala yang bisa kita lakukan, ya kita lakukan, agar tiga pilar bisa terjadi. Kalau saya lihat data BPS, sebenarnya kita sudah cukup, bahkan surplus. Hanya bagaimana mengaturnya, bagaimana petani ini tidak terus saat panen harganya jatuh. Di kala tidak panen, harganya melambung. Ini harus diatur," jelasnya.
Baca juga: Ada Silpa Rp254 Triliun, Kemenkeu: Kas Pemerintah Aman
Munculnya polemik dan permasalahan soal pangan di Tanah Air cenderung disebabkan pemain di lapangan. Padahal, lanjut Budi, jika berkaca dari negara maju yang mengatur segala urusan tentang pangan, persoalan musiman tidak akan terjadi.
"Di negara-negara kuat, pangan itu diatur oleh negara. Jadi, tidak seperti (Indonesia) hari ini yang tidak dikuasai negara. Justru dimainkan oleh kelompok tertentu yang bisa mengatur pangan," tukas Buwas.
Dia memastikan pihaknya siap menjalankan penugasan yang diberikan negara. Optimalisais peran Bulog diharapkan mengikis peluang masuknya orang atau kelompok yang kerap mengganggu pangan nasional.(OL-11)
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Anggota DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah, menggelar rangkaian kegiatan tebus murah bertajuk PANsar Ramadhan di Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dinamika global maupun potensi gangguan iklim.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved