Selasa 18 Mei 2021, 09:52 WIB

Indeks Saham Masih akan Melanjutkan Pelemahan

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Indeks Saham Masih akan Melanjutkan Pelemahan

Antara
Ilustrasi

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (18/5) dibuka pada level 5.836,8, stagnan dibandingkan dengan penutupan kemarin yang anjlok 0,33% di level 5.833,86.

Indeks masih dibayangi oleh kekhawatiran akan inflasi Amerika Serikat, meningkatnya kasus Covid-19 di Asia. Serta diberlakukan kembali lockdown atau PSBB ketat di beberapa negara Asia seperti Singapura, Malaysia dan Jepang akibat peningkatan kasus infeksi Covid-19.

"IHSG diprediksi melemah dan masih dibayangi kekhawatiran akan semakin tingginya kasus Covid-19 di beberapa negara di Asia dan di Indonesia pasca libur panjang Idulfitri. Secara teknikal terlihat trend melanjutkan pelemahan dalam jangka waktu menengah," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, Selasa (18/5).

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Indeks Dow Jones ditutup -0,16%), Nasdaq ditutup 13.379,05 (-0,38%), S&P 500 ditutup 4.163,29 (-0,25%).

Baca Juga: Dolar AS Turun Terseret Kecemasan Inflasi

"Investor masih menanti komentar dari The Fed atas peningkatan inflasi lebih dari 2% yaitu target maksimal dari The Fed untuk mengambil langkah lanjut terhadap pemulihan ekonomi," kata Dennies.

Dengan inflasi AS yang berada di level 4,2%, investor cemas bila suku bunga dapat kembali meningkat dan program pembelian obligasi dihentikan. Hal tersebut tentunya akan mengganggu beberapa bisnis yang bergantung pada suku bunga rendah seperti properti.

Bursa Asia dibuka menguat meskipun data ekonomi Jepang mengecewakan. Rilis data pagi ini, pertumbuhan ekonomi (GDP) Jepang 1Q21 -1,3% qoq (sebelumnya: +2,8% qoq; konsensus: -1,2% qoq. Pagi ini indeks Nikkei dibuka dan diperdagangkan di zona positif +0,8%, sama halnya dengan Indeks Kospi +0,48%.

Selain itu WHO memperingatkan bahwa meskipun vaksinasi sudah mulai bergulir, namun kasus Covid-19 bermunculan kembali di Asia.

Beberapa sentimen yang dapat diperhatikan diantaranya: Pergerakan harga komoditas, yang menguat diantaranya hargaminyak +1,38%, nikel (LME) +2,1%, timah +1,3%, namun batu bara melemah hingga -3% dan CPO -1%. (OL-13)
 

 

Baca Juga

expo2020indonesia.id

Paviliun Indonesia Hadirkan Inovasi dan Warisan Nusantara di Expo 2020 Dubai

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 24 September 2021, 15:05 WIB
INDONESIA bersiap mengikuti perhelatan Expo 2020 Dubai yang akan berlangsung pada 1 Oktober 2021 - 31 Maret 2022 di Dubai,...
Ilustrasi

Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Turun di Kuartal II-2021

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 24 September 2021, 14:24 WIB
"Perkembangan tersebut disebabkan oleh meningkatnya posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN) yang lebih besar dari kenaikan posisi...
Antara/Irwansyah Putra.

Perdana, Ekspor Gurita dari Aceh ke Jepang Senilai Rp885 Juta

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 24 September 2021, 13:57 WIB
Keberhasilan ekspor senilai Rp885 juta itu berkat sinergitas dari berbagai...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

El Diablo Waspada Sodokan Pecco

Trek lurus sepanjang 1,2 kilometer di Circuit of The Americas, Austin, AS, dapat dimanfaatkan Pecco dengan tunggangan motor Ducati Desmosedici yang kian tangguh di beberapa seri terakhir.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya