Senin 17 Mei 2021, 23:23 WIB

Sandiaga-Bahlil Bentuk Tim Pencari Investor

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Sandiaga-Bahlil Bentuk Tim Pencari Investor

Ilustrasi
Ilustrasi investor

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menggandeng Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membentuk tim pencari investor. 

Jalinan kerja sama tersebut diharapkan Sandiaga dapat secara langsung meningkat kontribusi sektor parekraf, yakni sebesar 5-7,5% dari total angka investasi nasional. 

"Tadi Pak Menteri (Bahlil) menyampaikan pembentukan Satgas yang baru ditandatangani Bapak Presiden (Joko Widodo) pada 4 Mei 2021, ini ada keharusan untuk melibatkan pengusaha UMKM di proyek investasi, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga dalam keterangan, Senin (17/5).

Selain itu, lanjutnya, dirinya ingin memastikan seluruh program penciptaan peluang kerja, peluang investasi maupun juga program ekonomi di daerah segera terealisasi.

"Kita nanti akan bentuk tim bersama untuk road show di beberapa destinasi negara yang punya peluang untuk berinvestasi di Indonesia," jelas Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. 

Baca juga : Realisasi dan Serapan Program PEN 2021 Dinilai Lebih Baik

Hal senada disampaikan Bahlil Lahadalia saat pertemuan di Kantor BKPM pada hari ini. Di mengungkapkan pertemuan dengan Sandiaga dalam rangka memulihkan industri pariwisata dan target investasi pariwisata. 

"Karena Pak Menteri Pariwisata ini fokus betul untuk memikirkan 30 juta pekerja dari sektor pariwisata. Dan tadi kita sudah bersepakat yang menyangkut perizinan, menyangkut konsep, menyangkut insentif, kita akan membuat tim kecil," ungkap Bahlil.

Bahlil pun menegaskan pentingnya kolaborasi antar kementerian, lembaga serta pemerintah daerah dalam memulihkan ekonomi imbas pandemi covid-19. 

Oleh karena itu, dirinya mengingatkan ke banyak pihak untuk menghilangkan sekat guna mencapai tujuan.

"Memang negara kita ini besar, enggak bisa kita kerja sendiri-sendiri, harus kolaborasi, ego sektoral harus sudah dihilangkan, jadi jangan ada lagi sekat-sekat." tandas Bahlil. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

Kehawatiran Tappering Mereda, Indeks Cenderung Bertahan

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:15 WIB
Pengenaan tarif pada pajak ekspor crude palm oil (CPO) menjadi perhatian para pelaku...
Dok.PSII

Pelita Samudera Shipping Tebar Dividen US$2,97 Juta

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:02 WIB
Ini adalah pembayaran dividen ke lima sejak perseroan mencatatkan saham di BEI pada Desember ...
MI/Dede Susanti

Guru Besar IPB Apresiasi Terpilihnya Indonesia Sebagai Anggota Dewan FAO

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 11:51 WIB
Guru Besar IPB Profesor Muhamad Firdaus mengapresiasi terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan pada Badan Pangan Dunia atau Food and...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya