Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI baru satu tahun berdiri, grup retail brand lokal, Hypefast, telah membuat banyak terobosan untuk mendukung brand lokal di Indonesia. Perusahaan yang hingga saat ini telah melakukan investasi ke-15 brand lokal itu, kini membuka offline store pertamanya, Buiboo, di Mall Kota Kasablanka pada 1 Mei lalu dengan konsep mom & kids house of brands untuk memfasilitasi akses para brand lokal ibu dan anak ke retail offline.
“Kami percaya belanja daring adalah masa depan, tapi melengkapi dengan kehadiran toko fisik offline untuk touch & feel experience, masih dirasa penting untuk pelanggan Indonesia. Banyak brand lokal yang bermula dari online berkeinginan untuk melakukan ekspansi ke offline, namun mereka terhalang biaya yang cukup besar untuk memulainya sendirian. Hypefast hadirkan Buiboo ini sebagai solusi untuk brand lokal kategori ibu dan anak untuk bisa ekspansi ke ranah offline semudah membuka toko online. Untuk brand kategori wanita, akan segera kami buka juga tahun ini”, ujar Direktur Hypefast, Tinton Ardian.
Baca juga: Produksi Pertanian dan Sayuran Meningkat, Ekspor Tumbuh Positif
Untuk saat ini, house of brands ini masih diprioritaskan untuk brand-brand lokal yang telah bergabung ke portfolio Hypefast. Tapi ke depan Hypefast siapk membuka akses kepada brand-brand lokal lainnya.
“Selama 1 tahun terakhir, kami telah berinvestasi dengan nilai mulai dari Rp1 miliar hingga Rp50 miliaar. Dan tidak hanya penyertaan modal, kami memiliki 150 tim yang terdiri dari para ahli di bidang pemasaran, operasional, e-commerce, data science, creative dan lain sebagainya untuk kemudian membantu pertumbuhan dan ekspansi brand. Kami secara aktif mencari brand lokal dan menargetkan akhir tahun ini akan melakukan investasi ke 50 brand lokal Indonesia,” kata founder dan CEO Hypefast, Achmad Alkatiri
Buiboo, yang berlokasi di Mall Kota Kasablanka adalah offline store pertama dari Hypefast yang menyasar para ibu sebagai target marketnya. Sesuai namanya, Buiboo, menampilkan koleksi dari 7 brand ibu dan anak yang tergabung yaitu Soleram, Sabine and Heem, Boho Panna, Letter In Pine, Monomom, Nyonya Nursing Wear dan Bonnels yang menyediakan berbagai macam keperluan untuk ibu hamil dan menyusui seperti pakaian, aksesoris hingga keperluan pendukung seperti nursing bag. Tersedia juga kebutuhan anak seperti pakaian, aksesoris dan mainan hingga produk-produk natural care.
“Kami senang sejak menjadi bagian dari Hypefast, karena banyak inisiatif untuk pengembangan bisnis yang sebelumnya belum bisa kami lakukan karena pertimbangan biaya dan kompleksitas eksekusinya, kini dapat terlaksana. Harapan kami ekspansi Soleram ke offline store ini bisa membantu bisnis Soleram untuk punya deeper engagement dengan lebih banyak pelanggan,” ujar Brand Founder Soleram, Manda. (RO/A-1)
Pemerintah terus memperkuat kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan menjadikan pengadaan negara sebagai penggerak utama industri nasional.
Vannoe menghadirkan rangkaian solusi unggulan seperti videotron, kiosk, dan interactive flat panel (IFP) yang menyatukan teknologi, seni, dan kolaborasi.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus melaksanakan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
"Masyarakat lebih memilih produk dari Tiongkok yang lebih murah, dibandingkan produk lokal. Terlebih kemarin ada info masuknya produk impor dari Tiongkok secara ilegal."
SANTRI sebagai generasi bangsa menjadi tonggak bagi kemajuan dan pembangunan bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui memperkuat produk asli milik Indonesia.
DIKENAL dengan karya seni mural yang telah mendunia, seniman yang dikenal dengan sisi misteriusnya yang enggan mengungkap identitas aslinya, Darbotz, kini hadir dengan karya baru.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Ia menilai antusiasme pelaku UMKM maupun masyarakat menunjukkan bahwa produk kreatif Tangsel semakin diterima dan dibanggakan selama empat hari pelaksanaan festival.
Mengusung tema Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries, TEI tahun ini menyoroti potensi produk lokal yang semakin diminati pasar global.
DJKI laporkan 564 merek kolektif koperasi terdaftar, memperkuat perlindungan produk lokal dan mendukung kemandirian ekonomi bangsa sesuai program Presiden Prabowo.
Festival ini mengusung tema “Literasi & Pameran Kearsipan 5 Abad Jakarta: Lo Jual Gue Beli” dan akan berlangsung pada 14-22 Oktober 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved