Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENKO Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi pelepasan ekspor program florikultura dan benih sayuran. Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri acara pelepasan ekspor florikultura di Minaqu Home Nature, Jungle Fest Bogor.
Upaya ini mempercepat program pemerintah terkait pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor. Florikultura atau tanaman hias merupakan salah satu bagian dari subsektor hortikultura, diketahui memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia.
Keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia memberikan peluang bisnis tanaman hias, baik untuk penyediaan kebutuhan dalam negeri, maupun pasar dunia yang masih terbuka lebar.
Baca juga: Pemerintah Soroti Disparitas Harga Ekspor Sarang Burung Walet
Global market value tanaman hias mencapai nilai US$22,329 miliar, atau lebih tinggi dibandingkan kopi dan teh. Namun, Indonesia baru memenuhi ceruk pasar dunia sebesar 0,1%.
Selain ekspor tanaman hias, Indonesia juga mempunyai potensi besar dalam ekspor benih sayuran ke mancanegara. Hampir semua produk sayuran di Indonesia punya potensi pasar di luar terutama di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Thailand.
Baca juga: Ekspor Indonesia Tumbuh 20% pada Maret 2021
“Ke depan untuk peningkatan ekspor benih bisa ditingkatkan kerja sama beberapa perusahaan benih di Indonesia. Tujuannya, membuka pasar ekspor dan promosi bersama ke luar negeri dengan fasilitasi pemerintah,” tutur Airlangga, dalam keterangan resmi, Jumat (7/5).
Pengembangan agribisnis tanaman hias dan benih sayuran tentu akan menumbuhkan lapangan pekerjaan di setiap elemen rantai pasok. Termasuk, pengembangan dan perbanyakan bibit berteknologi melalui kultur jaringan. Inovasi teknologi, pengembangan lahan produksi, standarisasi dan sertifikasi produk, juga perlu ditingkatkan.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia periode Januari-Maret 2021 mencapai US$48,90 miliar, atau meningkat 17,11% dibanding periode sama 2020 lalu. Adapun, nilai ekspor florikultura pada tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Pada 2018 nilai ekspor US$12,07 juta, pada 2019 sebesar US$13,53 juta dan pada 2020 tercatat US$19,98 juta.(OL-11)
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Berbagai stimulus telah disiapkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi selama periode Lebaran, mulai dari diskon transportasi
Airlangga mengatakan dalam pelaksanaannya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan berkaitan PLTD.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema kerja bekerja dari rumah (work from home) atau WFH dampak dari kenaikan harga minyak.
Airlangga Hartarto mengusulkan penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang sebagai langkah antisipasi apabila konflik Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia.
Pemerintah Indonesia memperkuat kemitraan strategis dengan Jepang dalam pengembangan industri, transisi energi, hingga penguatan rantai pasok global.
Pemerintah menyiapkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebagai penyangga untuk meredam gejolak harga di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved