Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Total Oil Indonesia memutuskan untuk menutup seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Indonesia. Langkah tersebut ternyata sudah diberlakukan sejak akhir 2020 lalu.
Marketing Manager Total Oil Indonesia Magda Naibaho mengungkapkan, telah melepaskan bisnis retail fuel atau bahan bakar di Indonesia di 18 SPBU yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung.
"Iya betul (tutup SPBU). Keputusan ini selaras dengan strategi Total secara global dalam hal manajemen portofolio kami secara aktif," ungkap Magda saat dikonfirmasi, Kamis (6/5).
Magda menambahkan, PT Total Oil Indonesia yang hadir di Indonesia sejak 2003 dan tetap beroperasi untuk menyediakan produk dan layanan di Indonesia, seperti pelumas dan produk lainnya.
Dikutip laman resmi PT Total Oil Indonesia, disebut mengawali bisnis pelumas dengan pendistribusian berbagai produk secara nasional dengan merek Total dan ELF. TOTAL memulai pasar bahan bakar ritel (SPBU) pada 2009 dengan 18 SPBU.
Perusahaan energi asal Prancis yang berdiri sejak 1968 itu menyatakan beroperasi di 130 negara dan didukung 98 ribu karyawan.
Perusahaan itu bekerja dalam mengeksplorasi, memproduksi, mengolah, memasarkan, dan mendistribusikan energi dalam berbagai bentuk untuk melayani konsumen. Total E&P Indonesie diketahui mengelola salah satu blok gas terbesar RI, yakni di Blok Mahakam. (OL-13)
Baca Juga: Kedapatan Ngumpet Di Gulungan Kain Pemudik Disuruh Balik
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
“Asuransi bukan sekadar produk, melainkan bagian dari strategi pengelolaan risiko untuk menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang,”
Pembatasan dilakukan agar semua masyarakat bisa mendapatkan BBM. Selain itu, juga untuk menghindari kepanikan dan mencegah spekulan.
Bahlil Lahadalia meminta seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk beroperasi 24 jam.
Cuaca ekstrem yang mengganggu pelayaran memicu keterlambatan pasokan BBM ke sejumlah SPBU di Sumatra Barat.
Upaya menjaga mutu bahan bakar minyak (BBM) dan pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terus diperkuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved