Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) menilai transmisi kebijakan penurunan suku bunga acuan ke suku bunga dasar kredit (SBDK) perbankan sudah terlihat, meski berjalan perlahan.
Untuk meyakinkan publik agar mengakses pinjaman, Bank Sentral meminta perbankan untuk melakukan transparansi SBDK.
"Transmisi ini sudah berjalan, tapi memang tidak secepat yang diharapkan. Sampai akhirnya BI keluar dengan kebijakan untuk meminta perbankan menyampaikan transparansi atas SBDK," ujar Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo dalam seminar virtual, Selasa (4/5).
Baca juga: Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 3,5%
Dari permintaan BI, lanjut dia, muncul sentimen positif pada perbankan nasional untuk terus menurunkan SBDK. Masyarakat pun menjadi lebih percaya dan tertarik untuk meminjam kepada bank, dengan adanya transparansi SBDK tersebut.
Saat ini, selisih SBDK dengan suku bunga acuan berada di angka 3,9%. Selisih bunga itu turun dari yang sebelumnya di rentang 4,2% hingga 4,5%.
"Jadi dalam dua bulan SBDK perbankan diturunkan. Ini akan memberikan selisih suku bunga deposito dari 10% ke 9%. Harusnya dengan SBDK turun dapat menjadi insentif bagi peminjam. Pelaku korporasi untuk memulai pinjaman kepada perbankan," jelas Dody.
"Yang penting, bagaimana kita bisa channelling denagn sektor riil. Survei menunjukkan perbankan masih relatif hati-hati dari sisi pinjaman. Kecenderungannya, sejak pandemi covid-19 perbankan masih waspada dan cenderung di posisi yang lebih ketat," sambungnya.
Baca juga: Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih dalam Kondisi Normal
Pemerintah bersama orotitas terkait dapat mempertemukan perbankan dengan dunia usaha. Hal itu akan memotong asimetris informasi dari kedua belah pihak.
"Perbankan mau lending, tapi tidak tahu mana yang prospektif. BI bersama pemerintah dan OJK melihat sektor-sektor prioritas, yang memiliki kontribusi signifikan pada ekspor, PDB dan juga membutuhkan pembiayaan," papar Dody.
Berdasarkan survei kegiatan dunia usaha (SKDU) BI, terlihat perbaikan di periode kuartal I 2021 dan awal kuartal II 2021. Perbaikan itu menandakan dua hal, yakni korporasi mulai memanfaatkan kapasitas yang ada, atau mulai memberikan porsi pada belanja modal untuk ekspansi.(OL-11)
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
Kepala Anggota Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Rudianto Setiawan, menyampaikan pandangannya terhadap prospek industri perdagangan berjangka.
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Bank Indonesia juga mengoptimalkan aplikasi PINTAR untuk pemesanan penukaran uang guna meningkatkan kepastian dan ketepatan layanan.
UNTUK mempermudah akses masyarakat, Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyediakan 120 titik layanan penukaran uang Lebaran 2026 di 24 kabupaten/kota.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan layanan penukaran, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR.
Tersedia pula layanan mitra kerja di sejumlah instansi strategis pada 5-10 Maret 2026 dan layanan tematik “Susur Pantai” di Pantai Warna Oesapa dan Pasar Ikan Oeba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved