Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
USAHA rintisan bidang pertanian (agritech), TaniHub Group bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan peningkatan ekonomi para pelaku usaha tani. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pada Jumat (26/3) di di Kampung Pasir Angling yang terletak di Desa Suntenjaya, Lembang, Bandung.
Pada kesempatan tersebut, President TaniHub Group Pamitra Wineka dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani MoU, dilanjutkan dengan penandatanganan PKS oleh Director of Supply Chain TaniHub Group Sariyo dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat.
Nota kesepahaman tersebut memungkinkan TaniHub Group dan Pemprov Jabar untuk melakukan berbagai upaya bersama dalam meningkatkan kemampuan, kapasitas, dan kualitas produksi para pelaku usaha tani melalui perluasan akses pasar dan permodalan.
Sebagai contoh, kedua belah pihak akan mengelola pusat distribusi pangan untuk mendukung Program Petani Milenial Jawa Barat. Perjanjian tersebut juga mencakup pengembangan dan integrasi ekosistem pertanian, yang juga termasuk perkebunan, perikanan dan kelautan serta peternakan.
Kedua belah pihak juga akan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi serta inovasi untuk mendorong peningkatan skala usaha pertanian.
Sementara itu, PKS yang ditandatangani kedua belah pihak difokuskan untuk pengembangan dan penerapan teknologi digital untuk mendukung para petani milenial di Jawa Barat, terutama di bidang tanaman pangan dan hortikultura.
President TaniHub Group Pamitra Wineka mengatakan, pihaknya mendukung program Pemprov Jabar karena pelaku usaha tani di daerah membutuhkan gebrakan transformatif dan inovatif dari hulu ke hilir. Dia berharap, bentuk kolaborasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, karena untuk membawa perubahan, dibutuhkan ide-ide segar dan kemauan untuk saling bekerja sama antara berbagai pemangku kepentingan.
“Seperti halnya TaniHub Group yang dibangun oleh kolaborasi antara anak muda dan orang-orang yang berpengalaman untuk memecahkan masalah di pertanian kita, maka kolaborasi strategis antara pelaku industri dan pemerintah merupakan hal yang tidak terelakkan,” kata Pamitra dalam keterangan tertulisnya.
Baca juga : KKP Jadikan Desa Suak Gual Percontohan Kampung Nelayan Maju
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, kerja sama yang terbentuk antara pihaknya dan TaniHub Group dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para petani melalui penyederhanaan mata rantai pasok.
“Kemarin saya video conference dengan salah satu petani singkong yang kebingungan menjual hasil panennya. Dengan TaniHub Group, kita atasi persoalan itu dengan membeli langsung hasil panen dari para petani dan mengirimkan langsung ke konsumen dengan mengandalkan teknologi digitalnya,” jelas Kang Emil.
Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kunjungan Ridwan Kamil ke National Fulfilment Center (NFC) Cikarang milik TaniHub Group pada Februari 2021. Kang Emil mengunjungi NFC Cikarang untuk memastikan kesiapan ekosistem dan infrastruktur pertanian TaniHub Group dalam rangka mendukung program revolusi pertanian 4.0 yang telah diluncurkannya.
Sebelumnya, melalui akun Instagram-nya, Kang Emil mengumumkan bahwa pihaknya sedang mencari 5.000 petani milenial dengan cara melakukan revolusi pertanian 4.0 yang berbasis teknologi. Dalam program tersebut, pemerintah akan memfasilitasi lahan pertanian dan permodalan untuk para petani muda yang tertarik bergabung.
Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat sebagai sentra produksi tani memiliki luas lahan pertanian lebih dari 2,5 juta hektar untuk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.
Selain itu, berdasarkan data yang terangkum dalam program pertanian 4.0 Jawa Barat, terdapat potensi besar di aquaculture di pesisir Pantai Selatan Jawa Barat yang membentang sejauh 400 kilometer.
Jawa Barat juga memiliki sentra-sentra processing produk pangan yang tersebar di seluruh wilayahnya, sehingga dapat menjadi pasar yang siap menyerap hasil pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang dihasilkan oleh provinsi tersebut. (RO/OL-7)
Bagi mereka, ini bukan sekadar agenda rutin, tapi cara menjaga ingatan
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap jiwa Muslim yang mampu sebagai pembersih diri dari sisa-sisa kekhilafan selama berpuasa dan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Daftar titik macet arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat. Cek jadwal one way Tol Cipali, titik pasar tumpah Pantura, dan rawan longsor di jalur Selatan Jabar.
Polda Jabar siagakan 26.692 personel gabungan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026. Simak rincian pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Jawa Barat di sini.
Seorang petani di Bener Meriah, Aceh, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar saat mencoba mengusir satwa tersebut dari kebunnya.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved