Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Dyandra Media International Tbk (Dyandra), perusahaan induk (holding) dengan kode saham DYAN yang membawahi 28 perusahaan dan bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) mulai merambah ke bidang kesehatan.
Melalui unit bisnis Dyandra, yaitu PT Graha Multi Utama (GMU) melakukan investasi di PT Stellar Medika Indonesia (SMI), yang bergerak dibidang impor, distribusi perlengkapan medis, serta penyedia layanan perawatan rumah untuk uji diagnostik, termasuk pengadaan peralatan untuk Rapid Antigen Test dan PCR (Polymerase Chain Reaction) Test.
Stellar Medika juga menyediakan pengambilan sampel test Covid-19 dengan metode layanan Home Care Service dan sedang mempersiapkan layanan PCR Drive Thru di beberapa lokasi strategis di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan serta kota besar lainnya seperti Bogor, Bandung dan Tasikmalaya.
Stellar Medika juga menggandeng rekanan klinik dan laboratorium seperti Caya Laboratorium Klinik, AA Medika, GSI Lab, Tirta Medical Centre dan SSMS Medical Service untuk mendukung layanannya.
Menurut Direktur Utama PT Dyandra Media International Tbk G Maryamto Sunu, bisnis baru ini bertujuan untuk pengembangan usaha Perseroan melalui anak usaha di tengah belum membaiknya bisnis di industri MICE dan diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi Dyandra. Aksi korporasi ini diharapkan juga menjadi salah satu bentuk kepedulian korporasi terhadap pentingnya kesehatan pada masa pandemi ini.
Bisnis Tourism Leisure Kampoeng Kopi Banaran, Semarang
Selain bidang kesehatan, Dyandra melalui anak usahanya yaitu PT Dyandra Promosindo (DP) yang bergerak di bidang jasa pameran dan promosi, pada 15 Februari 2021 lalu juga telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX untuk pengelolaan dan pengembangan kawasan Kampoeng Kopi Banaran di Bawen, Semarang.
Melalui perseroan baru bernama PT Dyandra Banaran Nusantara (DBN), Dyandra akan mengelola 40 hektar taman agrowisata yang meliputi resort hotel, restaurant (Banaran Sky View, Resto Banaran 9 & Barbeque Camp), ballroom, outdoor area meliputi camping area, outbond area serta jogging track, banaran mart dan pelayanan spa.
Hendra Noor Saleh selaku Corporate Secretary PT Dyandra Media International, Tbk. yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Dyandra Promosindo, melihat peluang bisnis di tren wisata alam yang kian meningkat dan juga sesuai arahan Presiden RI di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terkait pemulihan ekonomi sosial di tengah suasana pandemi saat ini dimana salah satunya adalah pengembangan agrowisata.
Dalam kerjasama antara DP dan PTPN IX, nantinya akan ada pengelolaan dari aspek pengembangan infrastruktur, eduwisata dan ekowisata, termasuk pelaksanaan event dan kegiatan serupa dengan inisiatif-inisiatif yang akan dikembangkan antara lain, revitalisasi restaurant, pengembangan sky view, kegiatan luar ruang, glamping, museum coffee, merchandise dan resort, dan untuk rencana jangka panjang akan melakukan pengembangan hotel.
Selain menjalankan bisnis baru dalam bidang kesehatan dan taman agrowisata, Dyandra Promosindo tahun ini berfokus dalam menyelenggarakan hybrid event dan virtual event yang diselenggarakan pada semester I tahun 2021, beberapa diantaranya adalah pameran otomotif IIMS Virtual x Shopee, pameran mebel dan kerajinan berbasis Business to Business Indonesia International Furniture Expo (IFEX) Virtual Expo, webinar series CBD Hair Institute, MUFFEST roadshow dan untuk di bidang pendidikan melalui Dyandra Academy akan melaksanakan Dyandra Talks secara virtual pada 29 Maret – 1 April 2021 mendatang. (S-4)
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Gakeslab Indonesia menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam membangun dan memperkuat industri alat kesehatan (alkes) nasional.
Perusahaan fokus pada penguatan rantai distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta kemitraan strategis.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved