Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga barang kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran tahun 2021. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok berjalan dengan sangat baik.
Hal ini diutarakan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Oke Nurwan dalam Diskusi Panel Ketersediaan dan Stabilitas Harga Barang Kebutuhan Pokok, Jumat (5/3).
"Pada Ramadan dan Lebaran beberapa tahun belakangan ini, ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga bahan pokok berjalan sangat baik. Hal tersebut dikarenakan kolaborasi solid antarpemangku kepentingan yang dilakukan dalam upaya antisipasi," kata Oke.
Oke mengungkapkan, inflasi pada Ramadan dan Lebaran 2019–2020 tercatat kurang dari 1 persen. Sedangkan, inflasi volatile food pada Ramadan dan Lebaran tahun ini nilainya kurang dari 2 persen. "Angka-angka ini seyogyanya menjadi patokan dalam mengambil langkah-langkah antisipatif menjelang Ramadan dan Lebaran 2021," jelas Oke.
Menurutnya, walaupun ada perkiraan belum pulihnya daya beli masyarakat, perlu dilakukan sejumlah langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga bapok.
"Ada beberapa hal yang perlu diantisipasi, yaitu potensi kenaikan permintaan bahan pokok rata-rata sekitar 30 persen, kenaikan harga yang dapat memicu inflasi, penimbunan, dan spekulasi serta faktor cuaca. Ketiga hal ini yang perlu dipastikan tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga bahan pokok di Ramadan dan lebaran," jelasnya.
Wakil Direktur Utama Bulog Gatot Trihargo menjelaskan mengenai ketahanan pangan, Bulog memiliki apa yang disebut dengan Tiga Pilar Ketahanan Pangan. "Ketiga pilar tersebut adalah Pilar Ketersediaan, Pilar Keterjangkauan, serta Pilar Stabilisasi, menjaga stabilisasi harga di tingkat petani dan konsumen,” kata Gatot. (OL-15)
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
MENJELANG perayaan Imlek 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Pemerintah melalui Bapanas membangun kios pangan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya sinergis dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Harga pangan yang relatif stabil di level tinggi telah mengikis daya beli masyarakat. Kondisi itu akan semakin buruk jika ke depan ada kenaikan biaya lain.
Komoditas seperti jagung yang memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved