Senin 01 Maret 2021, 17:04 WIB

BPS : Potensi Produksi Padi Naik Tajam Tahun ini

mediaindonesia.com | Ekonomi
BPS : Potensi Produksi Padi Naik Tajam Tahun ini

MI/PIUS ERLANGGA
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto (tengah).

 

KEPALA Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto mengatakan, bahwa tahun ini produksi beras nasional berpotensi naik tinggi. Yakni sebesar 4,86%. Kenaikan terjadi karena panen raya di awal tahun, terutama di sejumlah daerah terus menunjukan tren positif.

"Potensi luas panen padi 2021 sangat bagus dan juga menjanjikan. Tapi potensi ini harus kita waspadai, mengingat musim hujan dan banjir juga cukup besar dan bisa berdampak pada gagal panen," ujar Suhariyanto dalam keterangan resminya, Senin (1/3).

Berdasarkan catatan BPS, pergerakan produksi beras mencapai 54,56%. Angka ini masih lebih tinggi ketimbang angka tahun 2019 yang hanya 54,60%. Adapun total luasan panen pada tahun 2020 lalu mencapai 10,66 juta hektare, dengan sentra produksi terbesarnya Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Kepala BPS : Performa Sektor Pertanian Sangat Luar Biasa

"Ini juga cukup menggembirakan karena harga gabah kering giling di tingkat petani masih mengalami kenaikan, yakni sebesar Rp5.320 atau naik sebesar 0,03%. Ke depan pergerakan produksi harga gabah kering panen masih akan meningkat," katanya.

Di samping itu, produksi beras pada tahun 2020 lalu juga mengalami kenaikan yakni sebesar 31,33% jika dibandingkan tahun 2019 yang hanya 31,31%. Meski naik tipis, kata Suhariyanto, pemerintah berhasil mengendalikan produksi beras, sehingga kebutuhan masyarakat masih tercukupi dengan baik.

"Kinerja produksi padi relatif terjaga selama 2020. Artinya produksi tahun ini secara keseluruhan berjalan stabil dan sangat menggembirakan," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, luas bahan baku sawah berdasarkan data Kerangka Sampling Area (KSA) tahun 2019 mencapai 7,46 juta hektare. Angka ini masih bisa bertambah seiring perluasan yang sedang dilakukan.

Baca Juga: BPS: Nilai Tukar Petani Agustus 2020 Naik 0,56%

Kuntoro Boga Andri, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan mengatakan, Kementan berkomitmen menjaga produksi padi secara nasional. Selain itu, upaya mitigasi pencegahan gagal panen akibat cuaca ekstrim dan potensi serangan OPT secara aktif dilakukan.

Kuntoro juga menambahkan asuransi pertanian sejak dini telah disosialisasikan agar segera dimanfaatkan petani untuk mencegah kerugian akibat gagal panen. “Upaya kita menghadapi perubahan cuaca dan risiko bencana sudah dilakukan. Asuransi AUTP bagi petani terus digalakkan,” tegas Kuntoro.

Selain menjaga produktivitas di lahan sawah eksisting, juga dilakukan upaya perluasan area tanam melalui peningkatan indeks pertanaman dan mendorong pertanaman di areal baru. Selain itu pemerintah terus melakukan pengembangan program jangka panjang food estate, yang untuk komoditas utama padi kini sudah berjalan di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Program tersebut merupakan langkah extraordinasi pemerintah dalam penyediaan pangan. (OL-10)

Baca Juga

DOK SHOPEEPAY

ShopeePay Gandeng Viu, Mudahkan Masyarakat Nikmati Hiburan Terbaik

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 12:43 WIB
Melalui kerja sama ini, ShopeePay akan menjadi channel pembayaran digital dalam aplikasi Viu dan memungkinkan pelanggan untuk membayar...
DOK KEMENTAN

Panen di Food Estate, Gubernur NTT Buktikan Wujud Peradaban Baru

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 12:38 WIB
Gubernur Laiskodat dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa keberhasilan program food estate membuktikan bahwa akan terwujud peradaban...
DOK KEMENTAN

Mentan SYL Dorong Jeneponto Jadi Sentra Pertanian dan Peternakan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 12:32 WIB
Selain ternak, SYL mengatakan kementan akan memberi bantuan berupa pengembangan kebun kopi, perkebunan pisang, bibit kuda dan anakan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya