Kamis 04 Februari 2021, 16:00 WIB

Lung Victory Carpet Siap Masuk Bursa

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Lung Victory Carpet Siap Masuk Bursa

Dok Lung Victory Carpet
Seorang pekerja di salah satu pabrik karpet Lung Victory

 

PT Lung Victory Carpet (LVC) berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) demi mendongkrak daya saing di tengah ketatnya persaingan industri karpet. Di sisi lain, produsen karpet terintegrasi yang berdiri sejak 1994 itu melihat bisnis karpet di Tanah Air masih sangat potensial.

“Kami berencana masuk ke pasar modal. Kami melihat bahwa manfaat menjadi perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia cukup besar,” ujar Presiden Direktur PT Lung Victory Carpet Anton Sasmita dalam siaran pers, di Jakarta, Kamis (4/2).

Dia mengatakan, selain akan memperoleh dana segar, pihaknya merasa saat menjadi perusahaan terbuka daya saing Lung Victory Carpet bakal lebih kuat di tengah persaingan yang sangat ketat. “Sehingga kami memiliki power lebih,” kata Anton. 

Ia menambahkan, dana segar yang diraih dari pasar modal akan dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas pabrik perseroan.

Menurut Anton, masa pandemi Covid-19 saat ini merupakan situasi yang tepat untuk berbenah diri, termasuk meningkatkan good corporate governance (GCG) perusahaan. Pandemi yang meruyak di Indonesia sejak Maret 2020 membuat Lung Victory Carpet tidak hanya bertahan, tapi juga melakukan restrukturisasi usaha.

“Prinsip kami adalah bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin. Di tengah pandemi kami terus berbenah, termasuk meningkatkan pemanfaatan pemasaran secara digital,” kata Anton.

Lung Victory Carpet merupakan salah satu pabrik karpet terbesar di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis karpet. Produk utama perseroan adalah karpet custom design dengan menggunakan mesih dari Eropa.

“Saat ini, pangsa pasar kami sekitar 20% untuk segmen karpet custom design, dan terus bertumbuh,” kata Anton.

Produk perseroan cukup beragam di antaranya robo-tufted carpet yang diproduksi dengan robot mutakhir, juga karpet tiga dimensi dan karpet rumput buatan. Lalu ada axminster carpet untuk ruangan besar; hand tufted carpet and rugs yang diproduksi dengan ketrampilan tangan terlatih; bath mat; dan fire retardant fabric sebagai bahan tahan api.

Sementara itu, Komisaris Independen Lung Victory Carpet Jahja B Soenarjo mengatakan restrukturisasi usaha yang dilakukan pihaknya membuat Lung kian lincah merangsek ke pasar-pasar baru.

“Setelah restrukturisasi usaha, kini kami memiliki divisi custom yang menangani proyek-proyek, divisi ritel, dan divisi ekspor. Ini saat yang tepat bagi kami, karena di saat situasi pandemi justru bursa tetap dinamis dan melahirkan emiten-emiten baru," kata Jahja. 

Lung Victory Carpet memiliki satu pabrik terintegrasi di Bandung, Jawa Barat, yang mengolah bahan baku berupa bulu biri-biri, lalu dipintal menjadi benang wool, perajutan, hingga menjadi produk yang indah dan berkualitas. (X-12)

Baca Juga

Antara

(MGN Summit) Smart City Bukan Hanya Teknologi, Tapi Juga Keterlibatan Masyarakat

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:16 WIB
untuk membangun sebuah smart city, bukan hanya kecanggihan teknologi yang dibutuhkan, melainkan juga keterlibatan masyarakat yang berada...
MI/Heri Susetyo

(MGN Summit) Produk UMKM Butuh Dibeli, Bukan Hanya Sekadar Bangga

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:00 WIB
Tidak semua produk UMKM akan dibeli oleh masyarakat. Maka dari itu, offtaker menjadi hal yang paling dibutuhkan oleh UMKM saat...
 MI/Bagus Suryo

Produksi Batu Bara Sumatra Selatan Mencapai 50 Juta Ton pada 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 13:36 WIB
Produksi batu bara di Provinsi Sumatra Selatan mencapai 50 juta ton pada 2021 atau meningkat satu juta ton dibandingkan tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya