Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Lung Victory Carpet (LVC) berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) demi mendongkrak daya saing di tengah ketatnya persaingan industri karpet. Di sisi lain, produsen karpet terintegrasi yang berdiri sejak 1994 itu melihat bisnis karpet di Tanah Air masih sangat potensial.
“Kami berencana masuk ke pasar modal. Kami melihat bahwa manfaat menjadi perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia cukup besar,” ujar Presiden Direktur PT Lung Victory Carpet Anton Sasmita dalam siaran pers, di Jakarta, Kamis (4/2).
Dia mengatakan, selain akan memperoleh dana segar, pihaknya merasa saat menjadi perusahaan terbuka daya saing Lung Victory Carpet bakal lebih kuat di tengah persaingan yang sangat ketat. “Sehingga kami memiliki power lebih,” kata Anton.
Ia menambahkan, dana segar yang diraih dari pasar modal akan dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas pabrik perseroan.
Menurut Anton, masa pandemi Covid-19 saat ini merupakan situasi yang tepat untuk berbenah diri, termasuk meningkatkan good corporate governance (GCG) perusahaan. Pandemi yang meruyak di Indonesia sejak Maret 2020 membuat Lung Victory Carpet tidak hanya bertahan, tapi juga melakukan restrukturisasi usaha.
“Prinsip kami adalah bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin. Di tengah pandemi kami terus berbenah, termasuk meningkatkan pemanfaatan pemasaran secara digital,” kata Anton.
Lung Victory Carpet merupakan salah satu pabrik karpet terbesar di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis karpet. Produk utama perseroan adalah karpet custom design dengan menggunakan mesih dari Eropa.
“Saat ini, pangsa pasar kami sekitar 20% untuk segmen karpet custom design, dan terus bertumbuh,” kata Anton.
Produk perseroan cukup beragam di antaranya robo-tufted carpet yang diproduksi dengan robot mutakhir, juga karpet tiga dimensi dan karpet rumput buatan. Lalu ada axminster carpet untuk ruangan besar; hand tufted carpet and rugs yang diproduksi dengan ketrampilan tangan terlatih; bath mat; dan fire retardant fabric sebagai bahan tahan api.
Sementara itu, Komisaris Independen Lung Victory Carpet Jahja B Soenarjo mengatakan restrukturisasi usaha yang dilakukan pihaknya membuat Lung kian lincah merangsek ke pasar-pasar baru.
“Setelah restrukturisasi usaha, kini kami memiliki divisi custom yang menangani proyek-proyek, divisi ritel, dan divisi ekspor. Ini saat yang tepat bagi kami, karena di saat situasi pandemi justru bursa tetap dinamis dan melahirkan emiten-emiten baru," kata Jahja.
Lung Victory Carpet memiliki satu pabrik terintegrasi di Bandung, Jawa Barat, yang mengolah bahan baku berupa bulu biri-biri, lalu dipintal menjadi benang wool, perajutan, hingga menjadi produk yang indah dan berkualitas. (X-12)
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
PEJABAT Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan transparansi pasar modal.
IHSG hari ini ditutup menguat signifikan ke level 8.290,96 didorong sektor energi. Simak analisis pasar, kurs Rupiah, dan proyeksi IHSG untuk esok hari.
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
Hasil rebalancing MSCI Februari 2026 resmi dirilis. INDF turun kelas ke Small Cap, sementara ACES dan CLEO keluar dari indeks. Cek jadwal efektifnya
IHSG Bursa Efek Indonesia pada Rabu (11/2/2026) pagi dibuka menguat 21,05 poin atau 0,29 persen. Simak analisis pasar dan pergerakan indeks LQ45 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved