Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan Budi Karya memastikan Sriwijaya Air sudah memberikan ganti rugi kepada 11 ahli waris korban kecelakaan pesawat SJ-182 sebesar Rp1,25 miliar per orang.
Langkah tersebut, ungkapnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 77 tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.
"Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian korban, Sriwijaya Air sudah dan akan memberikan kompensasi sebesar Rp1,25 miliar per penumpang berasal dari polis asuransi Sriwijaya Air," ungkap Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI secara virtual, Jakarta, Rabu (3/2).
Budi menerangkan, berdasarkan laporan dari pihak asuransi per (1/2), ganti rugi yang diberikan itu merupakan 11 dari 47 korban yang belum mendapatkan kompensansi.
"Biasanya memang ini ada persoalan-persoalan ahli waris yang harus diselesaikan," jelasnya.
Menhub menambahkan, selain ganti rugi dari Sriwijaya Air, para ahli waris korban kecelakaan, juga akan mendapatkan mendapatkan biaya santunan sebesar Rp50 juta dari PT Jasa Raharja.
Pemberian dana itu berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan No. 15/PMK.010/2017.
Budi juga mengatakan, pihaknya berupaya melakukan bimbingan teknis tentang pelaksanaan gangguan teknis yang berulang pada pesawat udara.
"Kementerian Perhubungan masih dan akan terus melakukan pemeriksaan terhadap pengoperasian Boeing 737 300/400/500 di Indonesia," pungkasnya.
Hingga saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, sudah mengidentifikasi 58 korban Sriwijaya Air dari 62 korban. Korban yang teridentifikasi itu terdiri dari 30 laki-laki dan 28 perempuan.
Pesawat Sriwijaya Air Boeing 735-500 classic series dengan kode penerbangan SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak mengalami kecelakaan setelah sempat kehilangan kontak 9 Januari. (OL-8)
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
FANDY Lie (FL), adik bos Sriwijaya Air Hendry Lie segera diadili dalam kasus tindak pidana korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah.
KEJAKSAAN Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menyampaikan pihaknya belum dapat memanggil bos Sriwijaya Air atau tersangka dari kasus korupsi timah, Hendry Lie alias HL
Permasalahan yang dimaksud yaitu perubahan thrust lever (tuas dorong) sebal kiri menjelang ketinggian 11 ribu kaki.
Nurcahyo mengaku pihaknya tak mengetahui penyebab suara pilot tak terekam. Diduga, pilot tidak menggunakan headset atau perangkat komunikasi selama mengudara.
“Bahwa benar adanya akun Instagram Sriwijaya Air telah diretas, dan kini kami berupaya secepatnya agar akun tersebut pulih seperti sediakala."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved