Sabtu 30 Januari 2021, 13:58 WIB

Ekosistem Keuangan BNI Sentuh Ponpes di Bondowoso, Ikan Diekspor

mediaindonesia.com | Ekonomi
Ekosistem Keuangan BNI Sentuh Ponpes di Bondowoso, Ikan Diekspor

Ist/BNI
kunjungan  Direktur Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ines Rahmania, ke Ponpes Al-Ishlah, Bondowoso, Jawa Timur, akhir pekan ini.

 

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus mengembangkan pelayanannya dengan lebih inovatif untuk membantu usahawan mikro kecil dan menengah agar segera bangkit setelah didera pandemi Covid - 19.

Pelayanan ekstra yang melampaui jasa keuangan standar ini diberikan BNI dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, kali ini diterapkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al - Ishlah, Bondowoso, Jawa Timur. Ponpes ini tepat sebagai lokasi percontohan pengembangan ekosistem keuangan BNI pada sektor perikanan darat.

Pembentukan ekosistem keuangan ini ditandai dengan kunjungan  Direktur Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ines Rahmania ke Ponpes Al - Ishlah, akhir pekan ini. Pada kesempatan tersebut BNI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada sejumlah nelayan Bondowoso dan sekitarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut  Wakil Pemimpin BNI Wilayah Malang Yugo Heriawan dan secara visual dari Jakarta, VP Divisi Hubungan Kelembagaan BNI Ahmad Salman Somantri. 

Dengan adanya ekosistem keuangan ini, upaya membantu para nelayan perikanan darat dan laut menjadi lebih lengkap dan menyeluruh.

Sebelumnya, pelayanan keuangan masih sebatas transaksi keuangan Agen46 standar seperti pembukaan rekening para santri, sistem e-collection untuk penerimaan pembayaran santri, dan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) kepada mitra yang tergabung dalam ekosistem pondok pesantren Al - Ishlah.

Kini, dengan adanya sinergi BNI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan mitra start-up pelayanan mencakup seluruh kebutuhan nelayan perikanan darat, mulai dari kebutuhan benih ikan, menjamin penyerapan hasil panen, hingga menghubungkan produk-produk perikanan darat ke pasar ekspor.

Selain itu juga tersedia akses layanan perbankan lain dan juga pendampingan melalui Program Kemitraan. Petambak dapat mengakses pembiayaan dengan mudah dan murah, disertai pendampingan yang akan diberikan untuk meningkatkan produktivitas petambak. 

Terdapat juga tambahan pelatihan keterampilan bagi Ibu-Ibu Nelayan dalam mengolah hasil laut, pelatihan pemasaran dan packaging, literasi keuangan, serta penjualan hasil perikanan darat di pasar ekspor melalui jaringan pasar mitra BNI. Agar berbagai fasilitas tersebut terpenuhi, BNI berperan dalam menginisiasi adanya kolaborasi berbagai pihak lain, termasuk dengan Kementerian Pertanian RI. 

Pada kesempatan ini, KKP memberikan bantuan berupa gudang beku, dan paket peralatan pengolahan ikan kepada beberapa kelompok usaha perikanan di daerah Pasuruan dan Bondowoso. Selain itu KKP juga membagikan 500 paket Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) kepada santri Ponpes Al-Ishlah yang berisi olahan makanan ikan dan materi tentang kandungan gizi dan manfaat ikan.

Ines menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Gemarikan yang dilaksanakan oleh KKP. Diharapkan hasil panen yang akan dihasilkan akan dibeli Pesantren untuk dikonsumsi oleh para Santri.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menambahkan, “BNI akan tetap terus mensukseskan pembangunan perekonomian Indonesia melalui peningkatan inklusi keuangan dengan memanfaatkan layanan perbankan baik pembiayaan, hingga penyimpanan, guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera,” ujarnya. 

Pembentukan ekosistem finansial di pondok pesantren ini merupakan bentuk dukungan BNI dalam meningkatkan Inklusi Keuangan di segala sektor. Dengan adanya bantuan yang diberikan oleh KKP, potensi pengembangan bisnis pondok pesantren semakin besar.

Begitu pula BNI dalam  menjawab kebutuhan dan permintaan pasar serta selaras dengan program DigiKU yang digaungkan pemerintah, maka implementasi Pengembangan ekosistem digital ini juga didukung dengan penggunaan teknologi digital berbasis aplikasi & data base yakni berupa BNI MOVE. 

Komitmen BNI dalam mendukung kesejahteraan para pelaku UMKM khususnya di sektor kelautan dan perikanan tercermin dengan realisasi penyaluran KUR di BNI secara besaran yang telah disalurkan selama tahun 2020 sebesar Rp 21,26 triliun serta menyentuh 239.527 penerima KUR di seluruh Indonesia. (RO/OL-09)
 

Baca Juga

Antara

Menhub Dorong Perusahaan Produksi Kendaraan Berbasis Motor Listrik

👤Ant 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:24 WIB
Kemenhub juga mendorong penyedia jasa kendaraan untuk publik menggunakan kendaraan...
DOK Pribadi.

2022 Diyakini sebagai Tahun Kebangkitan Properti

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:16 WIB
Pasalnya, Jakarta tetap akan menjadi pusat ekonomi dan bisnis. Apalagi pembangunan infrastruktur tetap berjalan seperti kereta cepat, MRT,...
Antara/Dhemas Reviyanto

Aliran Keluar Modal Asing dari Indonesia DIprediksi Hanya Berlangsung Singkat 

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 23 Januari 2022, 21:30 WIB
Lebih lanjut, Josua menjelaskan, aliran modal asing yang keluar secara khusus berlangsung di pasar SBN, mengingat di pasar saham masih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya